MERANGIN — Ribuan jemaah memadati Masjid Baitul Makmur untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin pada Kamis (3/9). Acara yang berlangsung khidmat ini dirangkai dengan penyerahan bantuan sosial bagi warga kurang mampu serta tausiah keagamaan dari ulama kondang asal Sumatera Barat.
Hadir dalam kesempatan itu Bupati Merangin M. Syukur, Wakil Bupati A. Khafidh, Sekretaris Daerah Zulhifni, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua serta Wakil Ketua TP-PKK, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tokoh masyarakat setempat.
Puncak acara diisi tausiah oleh Buya H. Ristawardi yang juga bergelar Datuk Marajo nan Batungkek Ameh. Ulama berusia 75 tahun tersebut menekankan pentingnya meneladani sunnah Rasulullah SAW yang berkaitan erat dengan tatanan pemerintahan dan kepemimpinan.
Dalam ceramahnya, Buya Ristawardi mengingatkan bahwa nilai-nilai kepemimpinan Nabi tidak hanya relevan untuk urusan ibadah, tetapi juga menjadi fondasi dalam mengelola roda pemerintahan dan melayani masyarakat.
Bupati Merangin M. Syukur dalam sambutannya mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Maulid sebagai ajang refleksi, bukan sekadar ritual tahunan. Ia mengingatkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan dalam tindakan nyata, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga.
"Jika kita benar-benar mencintai Rasulullah, pastilah kita tidak pernah keluar dari pedoman yang Beliau berikan. Bagi ASN, pelayanan masyarakat adalah tanggung jawab, dan pembangunan Merangin merupakan pertanggungjawaban kita bersama," ujar M. Syukur di hadapan jemaah.
Pernyataan tersebut ia sampaikan di tengah kondisi Kabupaten Merangin yang tengah diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Bupati pun mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk memanjatkan doa bersama agar cuaca di Provinsi Jambi, khususnya di Kabupaten Merangin, segera membaik dan kembali normal.
Penyaluran santunan kepada anak yatim dan fakir miskin dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Merangin untuk hadir di tengah masyarakat, beriringan dengan upaya memperkuat nilai keagamaan di lingkungan pemerintahan dan warga.