Review HP Smart Tank 210: Printer Ink Tank Termurah dengan Biaya Cetak Paling Hemat

Penulis: Tengku Syafri  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 14:09:32 WIB
Printer HP Smart Tank 210 dipajang di atas meja kerja dengan desain ringkas dan tangki tinta terintegrasi.

JAMBI — HP memperluas jajaran printer ink tank dengan Smart Tank 210, model paling terjangkau yang ditujukan untuk pemakaian rumahan dan home office. Produk ini menghilangkan berbagai fitur "kemewahan" demi satu fokus utama: biaya cetak per halaman yang sangat rendah. Dengan bobot hanya 3,75 kg dan tinggi 134 mm, ukurannya tidak lebih besar dari printer cartridge biasa, cocok untuk meja kerja yang sempit.

Hal yang Disukai dari Smart Tank 210

Keunggulan utama printer ini bukan hanya harga belinya, tapi total biaya kepemilikan. Satu set tinta botol yang disertakan di dalam kotak—tiga botol warna 50 ml dan satu botol hitam 375 ml—diklaim mampu menghasilkan hingga 6.000 halaman. Bandingkan dengan printer cartridge seperti HP Envy 6530e yang hanya menyertakan tinta untuk 120 halaman hitam dan 75 halaman warna.

Perbedaan biaya operasionalnya ekstrem. Harga tinta cartridge untuk volume yang sama bisa mencapai 36 kali lipat lebih mahal dibanding tinta botol. Ini menjadikan Smart Tank 210 pilihan paling ekonomis di kelasnya saat ini.

Desainnya juga patut diacungi jempol. Tangki tinta terintegrasi rapi di badan printer, dan leher botol tinta dibuat dengan bentuk berbeda untuk tiap warna sehingga mustahil salah menuang. Proses pengisian berhenti otomatis saat tangki penuh, dan dalam pengujian singkat, tidak setetes pun tinta terbuang.

Hal yang Kurang: Fitur Dipangkas Habis

Agar harganya bisa ditekan, HP membuang cukup banyak fitur yang mungkin Anda anggap standar. Tidak ada pemindai (scanner), tidak ada port Ethernet, tidak ada baki kertas depan, dan layarnya hanya seukuran perangko—sekadar indikator koneksi jaringan, bukan panel kontrol.

Kekurangan paling terasa adalah ketiadaan auto-duplex (pencetakan dua sisi otomatis). Anda harus membalik kertas secara manual untuk mencetak bolak-balik, yang memperlambat pekerjaan dan mendorong pemakaian kertas boros.

Kecepatan cetak tergolong lambat: sekitar 12 ppm untuk hitam dan hanya 5 ppm untuk warna. Mode draft bisa menaikkan kecepatan hitam hingga 22 ppm, tapi hasilnya akan lebih pudar—cocok untuk draf internal, bukan dokumen resmi.

Performa Nyata: Hasil Cetak Setara Printer Lebih Mahal

Meski fiturnya ditebang, mesin cetaknya tidak berbeda dengan saudaranya yang lebih mahal, Smart Tank 5100. Dalam pengujian, teks hitam pada kertas biasa tampak tajam dan cepat kering berkat tinta pigmen—hasilnya tidak luntur saat sidik jari menyentuh permukaan kertas. Kualitas mulai menurun hanya pada ukuran font sangat kecil (poin 3).

Untuk fo to, resolusi 600x600 dpi yang ditingkatkan menjadi 4800x1200 dpi pada kertas foto menghasilkan warna yang hidup dan cerah. Output warnanya menggunakan tinta dye-based yang menghasilkan saturasi kuat, dan hasilnya sebanding dengan printer Brother DCP-T580DW yang harganya lebih tinggi.

Proses setup terbilang mudah berkat dukungan Bluetooth dan aplikasi HP Smart. Anda cukup memasang dua kartrid printhead—yang tidak perlu diganti selama printer berfungsi—lalu menuang tinta. Seluruh proses bisa diselesaikan dalam beberapa menit, termasuk menghubungkan printer ke Wi-Fi dual-band dan AirPrint untuk perangkat Apple.

Kesimpulan: Untuk Siapa Printer Ini?

HP Smart Tank 210 adalah pilihan tepat jika kebutuhan utama Anda adalah mencetak dalam volume tinggi dengan biaya serendah mungkin, dan Anda tidak keberatan mengorbankan fitur kenyamanan. Pelajar, usaha kecil, atau keluarga yang banyak mencetak dokumen dan materi belajar akan diuntungkan besar oleh biaya per halaman yang sangat murah serta tinta yang sudah termasuk di dalam kotak.

Sebaliknya, jika pekerjaan Anda menuntut pencetakan bolak-balik otomatis, pemindaian dokumen, atau koneksi jaringan kabel, pertimbangkan naik kelas ke Smart Tank 5100. Namun sebagai pintu masuk ke dunia printer tinta botol, Smart Tank 210 berhasil menawarkan nilai terbaik yang bisa Anda dapatkan saat ini.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top