Sekda Jambi Resmi Buka Pacu Perahu Tradisional 2026 di Tepian Batanghari, Target Lahirkan Atlet Dunia Baru

Penulis: Tengku Syafri  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:01:01 WIB
Sekda Provinsi Jambi membuka Lomba Pacu Perahu Tradisional 2026 di Taman Tanggo Rajo, Tepian Batanghari, Sabtu (29/08/2026).

JAMBI — Ribuan mata warga Jambi Seberang dan Kota Jambi tertuju ke permukaan Sungai Batanghari, Sabtu (29/08/2026) pagi. Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H., membuka langsung Lomba Pacu Perahu Tradisional yang berlangsung di Taman Tanggo Rajo, tepat di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi.

Perlombaan ini bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi Pemerintah Provinsi Jambi, pacu perahu adalah identitas budaya yang telah terbukti mengharumkan nama daerah di kancah dunia.

Prestasi Dunia yang Wajib Dipertahankan

Dalam sambutannya, Sudirman menegaskan bahwa cabang olahraga ini telah lama menjadi kebanggaan masyarakat Jambi. Atlet-atlet pacu perahu asal provinsi ini dinilai konsisten meraih dan mempertahankan prestasi di kejuaraan tingkat dunia dalam beberapa tahun terakhir.

“Lomba pacu perahu merupakan salah satu cabang olahraga yang telah mengharumkan nama Provinsi Jambi. Dalam beberapa tahun terakhir, atlet-atlet pacu perahu Jambi telah berhasil meraih dan mempertahankan prestasi pada kejuaraan tingkat dunia,” ujar Sudirman di hadapan peserta dan panitia.

Ia menekankan bahwa torehan tersebut tidak boleh membuat pemerintah lengah. Pembinaan yang berkesinambungan, terarah, dan berkelanjutan menjadi kunci agar regenerasi atlet terus berjalan.

Menjaring Atlet Muda Berbakat dari Kampung

Lebih lanjut, Sudirman menyebut ajang ini sebagai momentum strategis untuk mencari bibit-bibit unggul. Para atlet yang tampil hari ini diharapkan mampu berkompetisi di event yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.

“Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ajang untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya mampu berkompetisi pada event yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen memberikan perhatian, apresiasi, dan penghargaan kepada para atlet serta insan olahraga yang telah berjasa. Hal ini dinilai penting untuk menjaga motivasi para atlet di daerah.

Sportivitas dan Pesan Menjaga Batanghari

Sudirman berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan disiplin selama perlombaan. Ia mengajak seluruh elemen menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarwarga.

“Teruslah berlatih dan berkreasi untuk meningkatkan prestasi, sehingga pada akhirnya mampu mengangkat harkat dan martabat serta mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Di sela-sela acara, Sekda juga menyampaikan imbauan serius terkait kelestarian Sungai Batanghari. Ia mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai dari hulu hingga hilir serta menghentikan kebiasaan membuang sampah ke aliran sungai.

“Mari kita tumbuhkan kesadaran dan kepedulian untuk menjaga lingkungan di sekitar sungai. Sungai Batanghari merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat Jambi yang harus kita jaga kelestariannya bersama,” tegasnya.

Dukungan Penuh untuk Pembangunan Olahraga Daerah

Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, masyarakat Jambi Seberang, dan masyarakat Kota Jambi atas partisipasi mereka. Ia berharap kegiatan ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pembangunan olahraga sekaligus pelestarian budaya daerah.

“Semoga kegiatan ini dapat terus berkembang dan memberikan warna positif bagi pembangunan olahraga di Provinsi Jambi, sejalan dengan upaya kita bersama dalam mewujudkan Visi Jambi MANTAP,” pungkasnya.

Lomba Pacu Perahu Tradisional Tahun 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga warisan budaya dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: jabungtoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top