JAMBI — BBC Studios Audio resmi mengumumkan kembalinya seri audio Things Fell Apart untuk musim ketiga. Proyek yang diproduksi untuk BBC Radio 4 dan BBC Sounds ini akan menjadi musim pertama dalam tiga tahun terakhir, menyusul kesuksesan dua musim sebelumnya yang mengupas akar budaya perang (culture war) global.
Berbeda dari musim-musim sebelumnya yang fokus pada asal-usul perang budaya, musim ketiga ini akan menyoroti fenomena baru: individu yang menyatakan perang terhadap organisasi dan institusi kuat. Ronson menyebut delapan kisah tersebut sebagai "kisah manusia yang terlalu manusiawi" tentang momen ketika seseorang memutuskan berhenti menerima keadaan dunia apa adanya.
"Kami berhasil menemukan kisah-kisah luar biasa tentang apa yang terjadi ketika seorang individu melawan Goliath—institusi kuat, hierarki, atau sistem kepercayaan," ujar Ronson dalam pernyataan resminya. "Bagaimana hal-hal ini bisa berjalan benar atau salah? Bagaimana pergeseran kekuasaan terjadi? Dan bagaimana institusi merespons balik? Ini adalah kisah manusia yang bernuansa, berliku, seperti film mini."
Daniel Clarke, Komisioner Editorial Fakta BBC Radio 4, memberikan pujian tinggi terhadap karya Ronson. Menurutnya, tidak ada kreator lain di industri audio yang mampu menggabungkan skala epik dengan nuansa intim sekaligus membangkitkan perasaan merinding pada pendengarnya.
"Musim baru Things Fell Apart telah menjadi peristiwa tersendiri, berkat keunggulan kreatif dan kerja keras Jon serta timnya," kata Clarke.
Musim pertama Things Fell Apart tayang perdana pada 2021 dan langsung menarik perhatian pendengar global. Ronson saat itu menelusuri sejarah untuk mencari asal-usul perang budaya yang memecah belah masyarakat modern. Musim kedua menyusul tiga tahun kemudian, membahas delapan kisah baru tentang garis pertempuran yang semakin melebar selama masa lockdown.
Kini, Ronson mengidentifikasi tren terbaru yang berbeda: perang individu melawan organisasi kuat. Musim ketiga dijadwalkan rilis pada awal 2027, dengan Sarah Shebbeare bertindak sebagai produser eksekutif. Rentang waktu produksi yang panjang ini menunjukkan ambisi BBC untuk menghadirkan riset mendalam dan kualitas narasi yang konsisten dengan reputasi seri sebelumnya.
Kehadiran musim baru ini menjadi angin segar bagi penggemar jurnalisme naratif dan dokumenter audio. Di tengah maraknya konten instan dan gosip ringan, Ronson konsisten menghadirkan karya yang mengajak pendengar berpikir kritis tentang dinamika kekuasaan dan keberanian individu. Bagi pendengar Indonesia yang mengikuti perkembangan industri hiburan global, seri ini layak masuk daftar tunggu.