Prabowo: Polisi dan TNI Turun ke Sawah Bukan Lucu-Lucuan, Ini Strategi Pangan Nasional

Penulis: Said Fauzi  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 16:30:43 WIB
Presiden Prabowo jelaskan peran strategis polisi dan TNI dalam program swasembada pangan nasional.

JAMBI — "Hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian. Hanya mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia angkatan udara menanam tebu," kata Prabowo dalam pidatonya yang disambut riuh peserta.

Pernyataan itu sekilas terdengar jenaka, namun Presiden langsung meluruskan persepsi publik. Menurutnya, kolaborasi lintas institusi itu justru menjadi kunci utama percepatan swasembada pangan nasional. "Tetapi ini strategis," tegasnya.

Presiden Hanya Manajer, Petani dan Aparat Jadi Striker

Prabowo mengibaratkan program pangan nasional seperti pertandingan sepak bola. Ia menyebut dirinya hanya bertugas sebagai manajer yang memberi arahan dari luar lapangan. Sementara para menteri, aparat keamanan, dan petani adalah pemain inti yang berjuang di lapangan.

"Mereka inilah para striker. Saya memberi arah. Kalau mereka tidak berjuang, kita tidak swasembada pangan," ujarnya.

Presiden juga menegaskan bahwa keberhasilan swasembada tidak bisa lahir dari kerja satu orang atau satu kementerian. Dibutuhkan koordinasi lintas sektor, kerja keras, dan keberanian untuk mengakui kekurangan sendiri.

Apresiasi Bukan Basa-Basi, Pangan Jadi Prioritas

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat dan petani yang terlibat langsung dalam program ketahanan pangan. Ia menekankan bahwa ucapan terima kasih itu bukan sekadar basa-basi, melainkan bentuk pengakuan atas perjuangan di lapangan.

Pemerintah, lanjut dia, akan terus memperkuat produksi pangan dari tingkat desa hingga rantai distribusi. Langkah ini diambil untuk memastikan pasokan pangan nasional tetap terjaga dan tidak bergantung pada satu pihak saja.

Pernyataan Prabowo ini sekaligus menjawab keraguan publik yang mempertanyakan mengapa institusi keamanan seperti polisi dan TNI turun tangan mengurus sawah dan ladang. Menurut Presiden, dalam situasi pangan global yang tidak menentu, semua sumber daya negara harus dikerahkan.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top