UIN STS Jambi Gelar Simulasi Kebakaran Bersama Damkar Muaro Jambi, Sivitas Akademika Berlatih Padamkan Api Pakai APAR

Penulis: Wan Rizal  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 19:58:31 WIB
Rektor UIN STS Jambi memberikan pengarahan sebelum simulasi kebakaran dimulai.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, hadir langsung dan memberikan pengarahan sebelum simulasi dimulai. Ia menekankan pentingnya membangun budaya sadar keselamatan sebagai tanggung jawab bersama.

"Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan aspek penting dalam menciptakan lingkungan belajar dan bekerja yang aman. Melalui simulasi ini, diharapkan seluruh sivitas akademika memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi situasi darurat, khususnya kebakaran," ujarnya.

Peserta Praktik Langsung Padamkan Api

Simulasi berlangsung di teras Gedung Kuliah GCR UIN STS Jambi. Tim Damkar Muaro Jambi memaparkan penyebab umum kebakaran, prosedur evakuasi, serta demonstrasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).

Peserta, terdiri dari sivitas akademika dan tenaga kependidikan, mempraktikkan teknik pemadaman api secara langsung di bawah bimbingan petugas. Langkah ini memastikan pemahaman tidak hanya bersifat teoretis.

Komitmen Kampus pada Lingkungan Aman dan Berkelanjutan

Koordinator Pusat Lingkungan Hidup dan Sustainable Development Goals (SDGs) UIN STS Jambi, Dr. Irmawati Sagala, S.IP., M.SI., menyatakan kegiatan ini bagian dari komitmen kampus mendukung pembangunan berkelanjutan. Fokusnya pada aspek lingkungan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.

Menurutnya, selain edukasi mitigasi bencana, kegiatan ini memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana. UIN STS Jambi berharap seluruh warga kampus lebih siap menghadapi kondisi darurat dan mampu menerapkan prinsip-prinsip K3 dalam aktivitas sehari-hari.

Reporter: Wan Rizal
Sumber: uinjambi.ac.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top