Polda Jambi Gelar Job Fair dengan 1.000 Lowongan, Gubernur Al Haris Sebut Langkah Konkret Tekan Pengangguran

Penulis: Said Fauzi  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 14:19:31 WIB
Polda Jambi menggelar job fair dengan lebih dari 1.000 lowongan kerja di Lippo Mall Jambi.

JAMBI — Sebanyak 100 perusahaan dari berbagai sektor berpartisipasi dalam Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM 2026 yang digelar Polda Jambi di Lippo Mall Jambi, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menyediakan 188 formasi jabatan dengan total lebih dari 1.000 lowongan pekerjaan.

Gubernur Jambi Al Haris menyebut pengangguran masih menjadi persoalan serius di daerahnya. Berdasarkan data Februari 2026, jumlah pengangguran di Provinsi Jambi mencapai 74 ribu orang dari total penduduk sekitar 3,8 juta jiwa. Setiap tahun, sekitar 41 ribu lulusan baru memasuki dunia kerja, sehingga kebutuhan akan lapangan pekerjaan terus meningkat.

Kolaborasi Jadi Kunci Atasi Pengangguran

Al Haris menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan pengangguran dan kemiskinan. Menurutnya, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga aparat penegak hukum.

"Pengangguran dan kemiskinan merupakan akar dari berbagai persoalan sosial. Karena itu, kegiatan seperti job fair ini sangat penting untuk membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Al Haris dalam sambutannya.

Selain membuka akses pekerjaan, Gubernur juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemerintah Provinsi Jambi, kata dia, terus mendukung program pemerintah pusat, termasuk program sekolah rakyat yang ditujukan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh akses pendidikan yang lebih baik.

Kompetensi dan Sertifikasi Jadi Syarat Utama

Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI Afriansyah Noor yang turut hadir dalam acara tersebut menekankan bahwa kebutuhan dunia industri saat ini telah berubah. Ijazah saja tidak lagi cukup untuk bersaing di pasar kerja.

"Ke depan yang dibutuhkan bukan hanya ijazah, tetapi kompetensi dan sertifikasi profesi. Ini yang terus kami dorong agar tenaga kerja kita mampu memenuhi kebutuhan industri," ujar Afriansyah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Polda Jambi, dan dunia usaha menjadi modal penting dalam memperluas kesempatan kerja. Kementerian Ketenagakerjaan juga terus memperluas program pelatihan vokasi dan sertifikasi agar tenaga kerja Indonesia memiliki daya saing yang lebih baik.

Polri Hadir Tak Hanya Jaga Keamanan

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar mengatakan Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, Polri ingin hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Tidak hanya membuka kesempatan kerja, kami juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan mereka sehingga dapat berkembang dan memberi dampak terhadap perekonomian daerah," kata Krisno.

Selain job fair, sebanyak 36 pelaku UMKM turut ambil bagian memamerkan produk unggulan daerah. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan SIM Keliling, hingga Samsat Keliling.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top