JAMBI — Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merampungkan drawing babak kualifikasi di AFC House, Kuala Lumpur, pada Kamis (13/2). Hasilnya, Indonesia tergabung di Grup H bersama tiga negara yang seluruhnya punya sejarah panjang di level usia muda Asia.
Australia menjadi momok utama di grup ini. Tim Socceroos muda adalah juara bertahan Piala Asia U20 setelah menaklukkan Irak di final edisi 2025. Sementara Malaysia dan Laos bukan lawan enteng—laga kontra Malaysia selalu sarat rivalitas, dan Laos yang bertindak sebagai tuan rumah grup jelas akan memanfaatkan dukungan tribun.
AFC menerapkan format anyar untuk edisi 2027. Sebanyak 32 tim dibagi ke dalam delapan grup, tapi hanya delapan juara grup dan tujuh runner-up terbaik yang berhak lolos ke putaran final di China. Artinya, setiap laga di Grup H menjadi hidup-mati sejak menit pertama.
Ada pula fase pengembangan (Development Phase) yang mencakup Grup I sampai K. Tim-tim di grup ini seperti Mongolia, Singapura, dan Myanmar tak bisa lolos ke putaran final 2027 dan baru bisa mengikuti kualifikasi edisi berikutnya.
Persiapan timnas U20 sudah dimatangkan di bawah arahan pelatih kepala Nova Arianto. Mantan pelatih timnas U-17 itu sebelumnya sukses membawa Garuda Muda lolos ke Piala Dunia U-17 2025 Qatar—prestasi yang ingin ia ulangi di level U-20.
“TC terus berjalan, kami fokus membangun chemistry pemain,” demikian pernyataan Nova dalam rilis PSSI beberapa waktu lalu. Ia kini mengandalkan pemusatan latihan intensif untuk menyambut kualifikasi yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Agustus hingga 6 September 2026.
Sebelum menghadapi kualifikasi Asia, Garuda Muda akan menjalani ujian pertama di ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 yang digelar di Medan, 1-13 Juni. Sebagai tuan rumah dan juara bertahan, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor Leste, dan Myanmar.
Jadwal awal: Indonesia vs Myanmar pada Senin (1/6), lalu vs Timor Leste pada Kamis (4/6), dan menutup fase grup melawan Vietnam pada Minggu (7/6). Turnamen ini akan menjadi tolok ukur kesiapan tim sebelum melakoni babak kualifikasi Asia setahun kemudian.