IHSG Terkoreksi 0,40% di Awal Pekan, Saham FIRE dan NIRO Justru Melesat

Penulis: Said Fauzi  •  Senin, 11 Mei 2026 | 10:54:01 WIB
IHSG melemah 0,40% di awal pekan, dipengaruhi tekanan di bursa Asia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 25 poin atau 0,40% ke level 6.941 pada Senin (11/5). Pelemahan ini sejalan dengan tekanan di mayoritas bursa Asia, namun sejumlah saham sektor infrastruktur dan kesehatan justru mencatatkan kenaikan signifikan.

JAKARTA — Posisi IHSG yang dibuka di zona merah itu memperpanjang tren negatif akhir pekan lalu, di mana indeks jatuh 204,92 poin (2,86%) ke 6.969. Saat itu, investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) Rp 389,31 miliar di seluruh pasar.

Saham FIRE, NIRO, dan MORA Catat Lonjakan Harga

Di tengah tekanan indeks, saham PT FIRE mencatat lompatan harga 25% menjadi Rp 170. Saham PT NIRO melesat 19% ke Rp 238, dan PT MORA naik 15% menjadi Rp 8.650 pada sesi awal perdagangan.

Kenaikan tersebut terjadi di saat enam sektor saham utama justru tertekan. Sektor energi, material dasar, industri, consumer non primer, consumer primer, dan keuangan kompak melemah.

Tekanan Jual di Sektor Tambang dan Big Cap

Kejatuhan indeks akhir pekan lalu dipicu oleh merosotnya mayoritas saham berkapitalisasi besar (big cap). Saham emiten tambang AMMN turun 9,27%, TINS melemah 14,88%, INDY turun 14,82%, dan INCO melemah 13,89%. Saham BREN juga jatuh 11,83%, sementara EMAS ambles 12,22%.

Penurunan itu dibarengi aksi jual asing yang terfokus pada tiga emiten. Saham BMRI mencatat net sell Rp 436,38 miliar, disusul BUMI Rp 82,88 miliar, dan TINS Rp 76,45 miliar.

Mayoritas Sektor Tertekan, Kesehatan Justru Menguat

Hampir seluruh sektor saham terpapar pelemahan. Sektor material dasar turun 7,80%, sektor energi 4,59%, sektor industri 4,55%, sektor transportasi 5,72%, sektor consumer primer 3,39%, dan sektor keuangan 1,48%. Satu-satunya sektor yang mencatat penguatan adalah kesehatan dengan kenaikan 0,70%.

Pada sesi yang sama, saham sektor kesehatan mendominasi daftar kenaikan tertinggi. Auto reject atas (ARA) melanda saham MPOW yang naik 34,55%, MEDS menguat 34,48% menjadi Rp 117, IRRA naik 25% ke Rp 510, PEHA naik 24,83% menjadi Rp 372, KAEF menguat 24,51%, dan MORA naik 20% menjadi Rp 7.500.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: investortrust.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top