UM Jambi Jamin Kelanjutan Kuliah Mahasiswi Kembar Korban Kebakaran

Penulis: Amrizal Halim  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:37:34 WIB
Rektor UM Jambi menyerahkan bantuan dan memberikan kepastian akademik untuk mahasiswi kembar korban kebakaran.

KUALA TUNGKAL — Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Jambi Hendra Kurniawan mengunjungi langsung lokasi kebakaran yang menimpa kediaman mahasiswinya di Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kunjungan pada Sabtu, 9 Mei 2026 ini bertujuan untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan kepastian akademik bagi korban.

Dua mahasiswi yang terdampak adalah saudara kembar Shalma Maulani dan Shalwa Maulani. Keduanya merupakan mahasiswi aktif pada Program Studi Keperawatan Anestesiologi UM Jambi yang kini kehilangan tempat tinggal beserta seluruh perlengkapan kuliah mereka akibat amukan si jago merah.

Keringanan Biaya Kuliah untuk Calon Perawat

Melihat kondisi ekonomi keluarga yang terpukul pascabencana, Rektor Hendra Kurniawan memutuskan untuk memberikan kebijakan khusus berupa keringanan biaya SPP. Kebijakan ini diharapkan menjadi jaring pengaman agar Shalma dan Shalwa tetap fokus menyelesaikan studi tanpa terbebani biaya pendidikan di tengah masa pemulihan.

Hendra menegaskan bahwa institusi memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga asa mahasiswanya, terutama mereka yang sedang menempuh pendidikan di bidang kesehatan. Menurutnya, cita-cita menjadi penolong nyawa orang lain tidak boleh padam hanya karena musibah kebendaan.

“Tetap semangat untuk belajar dan melanjutkan studi di Prodi Keperawatan Anestesiologi UM Jambi,” kata Hendra Kurniawan saat memberikan motivasi langsung kepada kedua mahasiswi tersebut.

Dukungan Logistik dari Civitas Academica

Selain bantuan finansial berupa keringanan SPP, rombongan rektorat juga membawa bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga korban. Bantuan yang diserahkan meliputi pakaian layak pakai serta dana sumbangan yang dihimpun dari keluarga besar kampus UM Jambi.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor didampingi oleh Dekan Fakultas Saintekes Oka Ediansa, Kaprodi Keperawatan Anestesiologi Teddy Asharyadi, serta Kabiro Akademik M. Jumain. Kehadiran jajaran pimpinan ini menjadi bentuk solidaritas nyata terhadap musibah yang menghanguskan buku, seragam, dan peralatan praktik kedua mahasiswi.

“Untuk kedua orang tua mahasiswi UM Jambi dan juga seluruh masyarakat Teluk Nilau yang terkena dan terdampak musibah kebakaran, kami mewakili seluruh civitas academica UM Jambi menyampaikan duka cita yang mendalam. Kami mendoakan agar kedua orang tua mahasiswi tetap tabah, sabar dan tawakkal menghadapi cobaan tersebut,” ucap Rektor Hendra Kurniawan.

Pihak kampus berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi psikologis dan akademik Shalma serta Shalwa. Langkah ini diambil agar proses transisi pascabencana tidak mengganggu capaian pembelajaran mereka di Fakultas Saintekes.

Reporter: Amrizal Halim
Sumber: aksipost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top