Siswa SMK di Jambi Ditusuk Saat Konvoi, Alami 30 Luka Jahitan

Penulis: Wan Rizal  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 09:28:02 WIB
Siswa SMK di Jambi mengalami luka tusuk saat konvoi kelulusan di kawasan PAL V.

JAMBI — Perayaan kelulusan sekolah yang seharusnya penuh kegembiraan berubah menjadi tragedi bagi Ibnu (19). Warga Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan ini menjadi korban penikaman brutal oleh sekelompok orang tak dikenal saat melintas di kawasan PAL V, Kota Jambi.

Niat Menolong Berujung Pengeroyokan dari Belakang

Peristiwa bermula sekitar pukul 22.00 WIB ketika Ibnu bersama dua rekannya dalam perjalanan pulang usai mengikuti konvoi kelulusan. Saat tiba di kawasan PAL V, mereka melihat seseorang mengenakan seragam sekolah terbaring di tengah jalan.

Merasa iba, Ibnu memutuskan berhenti untuk memberikan pertolongan. Namun, dalam hitungan detik, situasi berubah mencekam. Sekelompok orang yang juga mengenakan seragam sekolah tiba-tiba muncul dan menyerang mereka secara membabi buta dari arah belakang.

"Waktu itu kami mau pulang, di PAL V kami lihat ada orang pakai seragam sekolah terbaring di tengah jalan. Kami niat mau nolong," cerita Ibnu saat ditemui di kediamannya, Selasa (5/5/2026).

Ibnu menyebut jumlah pelaku cukup banyak. Serangan yang mendadak membuat dirinya dan kedua rekannya tidak sempat membela diri hingga pengeroyokan terjadi.

Kondisi Korban: Luka Tusuk Dalam di Pinggang

Dalam aksi brutal tersebut, pelaku menggunakan senjata tajam yang mengenai pinggang belakang Ibnu. Luka yang diderita cukup parah sehingga ia harus segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat malam itu juga.

Tim medis harus memberikan 30 jahitan untuk menutup luka robek di pinggang korban. Saat ini, Ibnu masih menjalani masa pemulihan di rumahnya di RT 06, Kelurahan Thehok, meski kondisi psikologisnya masih tampak trauma.

"Saya kena tusuk di bagian belakang, di pinggang. Lukanya cukup dalam," ungkapnya singkat sembari menunjukkan bekas luka penanganan medis.

Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku Penikaman

Pihak keluarga korban mengecam keras aksi kekerasan yang menimpa Ibnu. Surya, ibu kandung korban, berharap aparat kepolisian bergerak cepat mengidentifikasi dan menangkap kelompok pelaku yang masih berkeliaran.

"Harapan kami pihak kepolisian segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman setimpal," tegas Surya.

Hingga saat ini, identitas para pelaku yang mengenakan seragam sekolah tersebut belum teridentifikasi. Kasus ini menjadi sorotan warga Jambi mengingat aksi kekerasan terjadi di tengah momen kelulusan siswa yang seharusnya dijaga dengan pengamanan ketat.

Reporter: Wan Rizal
Back to top