Dirut Bank Jambi Turun Tangan, Jamin Ganti Rugi Jika Terbukti Ada Saldo Nasabah Hilang

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 22 Februari 2026 | 21:55:49 WIB

JAMBI – Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, turun langsung memberikan jaminan keamanan kepada nasabah menyusul mencuatnya isu dugaan saldo hilang pada Minggu (22/2/2026). Langkah tegas ini diambil untuk meredam kekhawatiran masyarakat yang belakangan ramai memperbincangkan gangguan layanan perbankan daerah tersebut.

Dalam keterangan resminya, Khairul menegaskan manajemen tidak akan lepas tangan dan siap bertanggung jawab penuh apabila hasil audit internal membuktikan adanya dana nasabah yang berkurang akibat gangguan sistem.

“Mengenai kabar adanya uang nasabah yang hilang, saat ini tengah kami telusuri. Saya menjamin, jika memang ada dana nasabah yang raib, maka Bank Jambi akan mengganti penuh seluruh kerugian nasabah,” tegasnya.

Pernyataan itu disampaikan didampingi Komisaris Utama Emilia serta jajaran direksi dan komisaris lainnya. Kehadiran lengkap manajemen menunjukkan keseriusan dan soliditas internal dalam menangani persoalan yang menjadi perhatian publik.

Sistem Sempat Dinonaktifkan

Terkait keluhan nasabah yang tidak dapat mengakses aplikasi mobile banking dan layanan digital lainnya, Khairul menjelaskan bahwa penonaktifan sementara sistem merupakan langkah mitigasi risiko sekaligus pengamanan data.

Ia memastikan kondisi tersebut bukan akibat peretasan ataupun kebobolan sistem, melainkan bagian dari proses investigasi menyeluruh oleh tim teknologi informasi.

“Sistem perbankan sementara kami nonaktifkan untuk kepentingan investigasi. Karena itu, nasabah belum bisa mengakses aplikasi mobile Bank Jambi,” jelasnya.

Saat ini, tim IT difokuskan pada pemulihan sistem secara aman dan bertahap agar layanan ATM, CRM, dan mobile banking dapat kembali normal secepatnya.

Koordinasi dengan OJK dan BI

Sebagai langkah proaktif, manajemen Bank Jambi telah melaporkan kejadian tersebut dan berkoordinasi intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan serta Bank Indonesia guna memastikan penanganan berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Khairul juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan yang terjadi, terlebih karena gangguan berlangsung pada akhir pekan.

Imbauan untuk Nasabah

Manajemen mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Nasabah diminta menjaga kerahasiaan data pribadi, termasuk PIN dan kode OTP, serta tidak memberikannya kepada pihak mana pun yang mengatasnamakan bank.

Bagi nasabah yang merasa saldo rekeningnya berkurang atau menemukan transaksi mencurigakan, Bank Jambi membuka layanan pengaduan seluas-luasnya. Nasabah dapat mendatangi Customer Service di kantor terdekat mulai Senin, 23 Februari 2026, dengan membawa bukti pendukung transaksi.

Selain itu, pengaduan juga dapat dilakukan melalui Call Center resmi Bank Jambi di nomor 1500-665. Manajemen memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional, transparan, dan akuntabel demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah tersebut.

Reporter: Redaksi
Back to top