JAMBI — Al Ghazali akhirnya buka suara soal polemik wajah putrinya, Soso, yang sempat tersebar di media sosial. Ia membela sang istri, Alyssa Daguise, yang sebelumnya menuai hujatan karena dianggap terlalu keras kepada netizen. Keputusan menjaga privasi anak ini punya alasan kuat yang perlu dipahami setiap orang tua.
Wajah Baby Soso pertama kali diketahui publik setelah tanpa sengaja tersorot dalam vlog Maia Estianty. Momen itu membuat sejumlah netizen mengetahui wajah putri Al Ghazali dan Alyssa Daguise. Sejak itu, polemik soal privasi anak pun mencuat.
Kronologi Wajah Baby Soso Tersebar
Kejadian bermula saat Baby Soso muncul sekilas dalam konten vlog keluarga Maia Estianty. Netizen yang menonton kemudian menyebarluaskan potongan gambar wajah bayi tersebut ke berbagai platform media sosial.
Alyssa Daguise menyampaikan keberatannya atas penyebaran itu. Sikapnya justru menuai pro dan kontra, lantaran sebagian netizen menilai wajah Soso tersebar karena tidak sengaja terlihat dalam konten keluarga.
Al Ghazali Bela Alyssa Daguise
Al Ghazali akhirnya memberikan responsnya mengenai hujatan yang diterima sang istri. Ia menjelaskan alasan di balik keputusan dirinya dan Alyssa untuk menjaga wajah Soso dari publik.
Menurut Al, keputusan tersebut diambil karena hak sang anak untuk menentukan apakah dirinya ingin dipublikasikan atau tidak. Baginya, privasi anak adalah hal yang harus dihormati sejak dini.
Pelajaran soal Privasi Anak di Media Sosial
Kasus ini menjadi pengingat bagi setiap orang tua soal pentingnya menjaga privasi anak di ruang digital. Anak berhak menentukan kapan dan bagaimana dirinya tampil di publik, termasuk soal wajahnya.
Ketika orang tua memutuskan membatasi eksposur anak, itu bukan bentuk kekakuan. Itu adalah bentuk perlindungan atas hak anak yang belum bisa bersuara sendiri.
Respons Netizen dan Pro Kontra
Hujatan yang diterima Alyssa menunjukkan masih banyak yang belum memahami batas privasi anak. Padahal, setiap keluarga punya pertimbangan masing-masing dalam mengelola konten yang melibatkan buah hati.
Al Ghazali memilih membela istrinya dengan tegas. Ia menegaskan bahwa keputusan menjaga wajah Soso adalah pilihan sadar demi kebaikan anak.
Yang Perlu Dipahami Orang Tua
Sebelum mengunggah foto atau video anak ke media sosial, ada baiknya mempertimbangkan dampak jangka panjangnya. Jejak digital anak bisa bertahan lama dan sulit dihapus.
Menghormati privasi anak bukan berarti menutup diri dari dunia. Ini soal memberi anak ruang untuk tumbuh tanpa tekanan ekspektasi publik sejak usia dini.
Kasus Baby Soso mengingatkan bahwa menjaga privasi anak adalah hak, bukan kelebihan. Setiap orang tua berhak menentukan batas yang dianggap terbaik untuk buah hatinya.