Pencarian

Bupati Merangin Sidak ke Dinas Perkim, Ruang Kerja dan Mushola Ditemukan Kosong-Kotor

Kamis, 20 Agustus 2026 • 19:18:31 WIB
Bupati Merangin Sidak ke Dinas Perkim, Ruang Kerja dan Mushola Ditemukan Kosong-Kotor
Bupati Merangin H M Syukur memeriksa kondisi ruang kerja di Kantor Dinas Perkim yang ditemukan kosong saat inspeksi mendadak, Rabu (19/8/2026).

MERANGIN — Inspeksi mendadak yang dilakukan Bupati Merangin, H M Syukur, ke Kantor Dinas Perkim pada Rabu (19/8/2026) mendapati fakta mengejutkan. Tanpa pengawalan, orang nomor satu di Kabupaten Merangin itu berjalan sendiri dari satu ruangan ke ruangan lain dan mendapati hampir semuanya kosong.

"Mana pegawainya, kok tidak ada orangnya? Para kepala bidang juga tidak terlihat, ini ke mana?" tanya Bupati saat tiba di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB.

Seorang pegawai perempuan yang ditemui menjelaskan bahwa para kabid sedang melakukan perjalanan dinas ke Jambi. Namun, penjelasan itu tidak menjawab pertanyaan bupati mengenai pegawai lain yang juga tidak berada di tempat, termasuk petugas resepsionis di bagian depan kantor.

Jam Istirahat Sudah Lewat, Ruangan Masih Sepi

Pegawai tersebut sempat beralasan bahwa para pegawai sedang beristirahat. Namun, saat dikonfirmasi, jam istirahat kantor dinas itu berakhir pukul 13.00 WIB. Faktanya, hingga hampir pukul 14.00 WIB, ruangan masih belum terisi.

Bupati lantas memeriksa mesin absen fingerprint di kantor tersebut. Operator absen pun tidak berada di tempat. H M Syukur kemudian meminta hasil absensi harian untuk dicetak dan diserahkan kepadanya.

Temuan di Mushola: Karpet Lusuh dan Lantai Kotor

Setelah memeriksa ruang kerja, bupati melanjutkan sidaknya ke mushola kantor. Kondisinya jauh dari layak untuk tempat beribadah pegawai. Karpet tampak lusuh dan lantai dalam keadaan kotor.

"Kasih tahu Kadisnya, ini tempat salat masak karpetnya kotor begini. Kalau tidak bisa memperbaiki ruang ini, biar bupati yang membelikan karpet dan AC ruangannya," tegas H M Syukur.

Ia menyayangkan kondisi tersebut mengingat Dinas Perkim memiliki sekitar 70 pegawai. "Masa nyaman salat di tempat kotor seperti ini? Ini kantor pemerintahan. Sediakan kamar mandi dan tempat wudu yang bersih," imbuhnya.

Menurut bupati, kondisi mushola yang kotor menandakan tempat ibadah itu jarang digunakan dan tidak pernah disapu. Usai meninjau, H M Syukur sempat memimpin salat zuhur berjemaah di mushola tersebut bersama pegawai yang ada, sebelum meninggalkan kantor Dinas Perkim sekitar pukul 14.00 WIB.

Sidak ini merupakan lanjutan dari inspeksi serupa yang dilakukan bupati di Puskesmas Bangko dan Puskesmas Bangko Barat. Dalam kunjungannya ke dua puskesmas tersebut, H M Syukur menekankan pentingnya pelayanan prima kepada masyarakat.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detail.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks