Pencarian

Firefox iOS Kini Punya Ad Blocker Bawaan, Alternatif Pengganti Safari di iPhone

Selasa, 18 Agustus 2026 • 08:17:31 WIB
Firefox iOS Kini Punya Ad Blocker Bawaan, Alternatif Pengganti Safari di iPhone
Pengguna iPhone kini dapat memblokir iklan secara langsung melalui fitur bawaan Firefox versi iOS.

JAMBI — Pengguna iPhone yang selama ini enggan meninggalkan Safari karena tidak ada pemblokir iklan bawaan kini punya alasan baru untuk beralih. Mozilla, pengembang Firefox, secara bertahap meluncurkan fitur ad blocker eksperimental pada aplikasi Firefox versi iOS yang mampu memblokir berbagai tipe iklan sebelum halaman web selesai dimuat.

Jenis Iklan yang Diblokir dan Cara Kerjanya

Fitur ini mengandalkan filter EasyList, daftar aturan yang sudah lama dikenal di ekosistem peramban desktop. Dengan filter tersebut, Firefox iOS dapat menghentikan iklan dari jaringan periklanan pihak ketiga, pelacak yang berkaitan dengan iklan, hingga format yang lebih mengganggu seperti pop-up dan overlay.

Meski cukup agresif, ada beberapa pengecualian. Konten sponsor yang tampil di halaman beranda Firefox atau tab baru tidak akan disentuh, begitu juga dengan iklan hasil pencarian dari mesin pencari. Mozilla menyebut keduanya merupakan sumber pendapatan yang menopang pengembangan peramban ini.

Perlu dicatat pula bahwa tidak semua iklan dijamin tertangkal. Mozilla mengingatkan sebagian situs menyajikan iklan dengan cara yang tidak tercakup dalam daftar filter saat ini, sehingga kemungkinan ada beberapa iklan yang masih lolos.

Cara Mengaktifkan Ad Blocker di Firefox iOS

Fitur ini tersedia secara bertahap dan dalam kondisi nonaktif secara bawaan. Pengguna yang ingin mencobanya bisa membuka aplikasi Firefox di iPhone, mengetuk tombol ikon titik tiga (…), lalu masuk ke menu Settings. Setelah itu, pilih opsi Browsing dan aktifkan toggle di samping Ad Blocker.

Alternatif lain, pengguna bisa membuka menu aplikasi saat sedang menjelajahi sebuah halaman web dan mengaktifkan fitur yang sama dari sana.

Perbandingan dengan Safari dan Alasan Beralih

Di sisi lain, Safari sebenarnya sudah memiliki kemampuan memblokir pop-up di iOS. Namun untuk memblokir iklan secara menyeluruh, pengguna tetap harus mengandalkan ekstensi pihak ketiga yang diunduh terpisah. Dengan hadirnya ad blocker bawaan, Firefox kini menawarkan solusi yang lebih praktis tanpa langkah tambahan.

Bagi pengguna yang peduli privasi, kehadiran fitur ini menjadi nilai jual tersendiri. Iklan dan pelacak yang mengikuti aktivitas browsing memang salah satu sumber utama pengumpulan data pengguna. Memblokir keduanya secara langsung di tingkat peramban adalah langkah yang masuk akal untuk mengurangi jejak digital.

Keputusan untuk pindah dari Safari memang tidak selalu mudah. Banyak pengguna, termasuk penulis artikel asli, sudah menumpuk banyak tab di Safari dan khawatir kehilangan tab-tab tersebut saat berganti peramban. Namun dengan tambahan fitur ini, alasan mempertahankan tab terbuka terasa semakin lemah dibandingkan manfaat privasi yang ditawarkan Firefox.

Target Pengguna dan Ketersediaan

Fitur ad blocker ini jelas menyasar pengguna iPhone yang sering terganggu oleh iklan saat browsing dan ingin perlindungan privasi yang lebih baik tanpa repot mengonfigurasi ekstensi. Bagi pengguna Android, fitur serupa sebenarnya sudah lama tersedia melalui dukungan ekstensi di Firefox versi desktop dan Android.

Mengingat peluncurannya dilakukan bertahap, sebagian pengguna mungkin belum melihat opsi Ad Blocker di pengaturan mereka. Jika belum muncul, menunggu pembaruan aplikasi berikutnya atau memeriksa kembali menu pengaturan secara berkala bisa menjadi langkah yang tepat.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks