TANJAB BARAT — Enam dekade lebih perjalanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat memasuki babak baru pada 10 Agustus 2026. Di usia ke-61, daerah bersemboyan “Serangkuh Dayung Serentak Ketujuan” ini tidak hanya menargetkan kemajuan fisik, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat yang madani dan berdaya saing.
Hamdani, Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat yang juga kader PDI-P, menegaskan bahwa capaian pembangunan selama ini merupakan hasil kerja kolektif. Menurutnya, tidak ada satu pun program strategis yang berhasil tanpa dukungan penuh dari semua pihak.
Sinergi Tiga Pilar Kunci Pembangunan Daerah
Politisi tersebut menyebut hubungan harmonis antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sebagai fondasi utama. Tanpa sinergi yang erat, berbagai program prioritas dipastikan berjalan pincang dan tidak optimal.
“Kita maju bersama, kita berkembang bersama. Mari jaga persatuan dan terus berjuang demi Tanjung Jabung Barat yang semakin berkah, makmur, dan bermartabat,” ujarnya dalam pernyataan yang diterima media, Senin.
Enam Puluh Satu Tahun Bukan Sekadar Angka
Hamdani mengingatkan bahwa usia ke-61 adalah akumulasi dari kerja keras dan semangat kebersamaan lintas generasi. Capaian hari ini adalah warisan dari perjuangan para pendahulu yang patut dijaga dan dilanjutkan.
“Enam puluh satu tahun adalah perjalanan panjang yang dibangun di atas persatuan dan kerja keras. Ini momentum untuk merefleksikan apa yang sudah dikerjakan dan apa yang masih harus diperjuangkan,” kata Hamdani.
Ajakan ini disampaikan di tengah optimisme daerah yang terus bertransformasi. Dengan modal sumber daya alam melimpah dan masyarakat yang dinamis, Tanjab Barat dinilai memiliki potensi besar untuk melompat lebih tinggi di usia berikutnya.
Peringatan hari jadi tahun ini diharapkan bukan hanya seremonial belaka, melainkan menjadi pengingat kolektif bahwa masa depan daerah bergantung pada kontribusi nyata setiap warganya.