MALANG — Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menyampaikan keputusan penutupan ini mengacu pada perkembangan kondisi terkini di lapangan. Dalam keterangan resmi yang diterima di Kota Malang, Jawa Timur, ia menegaskan langkah ini diambil demi efektivitas pemadaman dan keselamatan pengunjung.
"Dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran, kunjungan ke Bromo dari semua pintu masuk ditutup untuk kunjungan wisata," kata Rudi, Sabtu malam.
Lima Pintu Masuk Ditutup, Batas Waktu Belum Ditentukan
Penutupan berlaku menyeluruh di lima pintu masuk yang tersebar di empat daerah. Yakni Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.
Hingga saat ini, balai besar belum menentukan batas waktu pembukaan kembali kawasan. "(Penutupan) sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," ujarnya.
Wisatawan yang Sudah Beli Tiket Bisa Refund atau Jadwal Ulang
Bagi wisatawan yang telah membeli tiket melalui aplikasi booking online dan memilih hari kunjungan tepat saat pemberlakuan penutupan, pihak TNBTS memberikan dua opsi. Pelancong dapat melakukan penjadwalan ulang atau meminta pengembalian uang alias refund.
Proses pengajuan dilakukan dengan melengkapi formulir yang dicantumkan di laman booking online resmi. Rudi juga mengimbau seluruh pelaku usaha jasa wisata untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas apa pun di kawasan TNBTS demi keselamatan bersama.
Api Terlihat di Jalur Lingkar Kaldera dan Merambah ke Gunung Kursi
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram resmi TNBTS, api tampak berkobar di area tebing dekat Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT). Dalam video tersebut, seorang petugas menyampaikan bahwa api juga telah merambah ke arah Gunung Kursi yang lokasinya masih berada di kawasan TNBTS.