Pencarian

Sembilan Madrasah Aliyah di Sungai Gelam Sepakat Bentuk MGMP, Pengawas: Wadah Peningkatan Profesionalisme Guru

Jumat, 07 Agustus 2026 • 12:03:31 WIB
Sembilan Madrasah Aliyah di Sungai Gelam Sepakat Bentuk MGMP, Pengawas: Wadah Peningkatan Profesionalisme Guru
Sembilan Madrasah Aliyah di Sungai Gelam sepakat membentuk MGMP untuk meningkatkan profesionalisme guru.

SUNGAI GELAM — Sebanyak sembilan Madrasah Aliyah di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, sepakat untuk segera membentuk Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sebagai wadah peningkatan profesionalisme tenaga pendidik. Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) Wilayah 1 yang berlangsung di ruang pertemuan MAN 1 Muaro Jambi, Kamis (06/08).

Pengawas Madrasah, M. Yaskin, S.Ag., M.Pd., menyebut forum ini akan menjadi ruang bagi para guru untuk saling bertukar pengalaman dan menyusun program bersama. Menurutnya, pembentukan MGMP merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan madrasah.

"Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun MGMP yang aktif dan bermanfaat bagi seluruh guru madrasah," ujar M. Yaskin saat membuka kegiatan.

Sinergi Antar Madrasah Jadi Kunci Utama

Dalam sambutannya, Ketua KKM Wilayah 1 sekaligus Kepala MAN 1 Muaro Jambi, Jurmalis, S.Pd., M.M., mengapresiasi kehadiran seluruh kepala madrasah. Ia menegaskan bahwa kerja sama yang solid diperlukan untuk menghadapi dinamika dunia pendidikan yang semakin kompleks.

"Saya mengapresiasi kehadiran seluruh kepala madrasah yang telah menunjukkan semangat kebersamaan untuk memajukan madrasah," katanya. Jurmalis berharap seluruh madrasah terus mendukung berbagai program Kementerian Agama.

Diskusi Terbuka untuk Susun Struktur Organisasi

Para peserta turut memberikan masukan mengenai struktur organisasi dan mekanisme pelaksanaan MGMP. Diskusi berjalan terbuka sehingga setiap kepala madrasah memiliki kesempatan menyampaikan pendapatnya. Berbagai usulan tersebut dicatat sebagai bahan penyempurnaan sebelum MGMP resmi dibentuk.

Peserta sepakat bahwa program kerja MGMP nantinya harus disusun sesuai dengan kebutuhan guru di lapangan. Kesepahaman ini menjadi salah satu hasil penting dalam pertemuan tersebut.

Selain membahas pembentukan MGMP, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antar madrasah dalam menyukseskan program Kementerian Agama. Para kepala madrasah menyatakan kesiapan mereka untuk saling mendukung dalam pelaksanaan kegiatan akademik maupun pengembangan kompetensi guru.

Target: MGMP Aktif dan Berkelanjutan

Pertemuan yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan kesepakatan untuk segera menindaklanjuti proses pembentukan MGMP Wilayah 1. Seluruh peserta berharap organisasi tersebut dapat menjadi wadah yang aktif, produktif, dan berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi guru madrasah.

Adapun madrasah yang hadir terdiri atas MAN 1 Muaro Jambi, MA As-Salafiyah, MA Al-Hidayah, MA An-Nur, MA Miftahun Najah, MA Raudhotul Muhajirin, MA Hatta, MA Bahrul Ulum, serta satu madrasah anggota KKM Wilayah 1 lainnya.

M. Yaskin menambahkan, forum KKM tidak hanya menjadi tempat koordinasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar kepala madrasah. Hubungan yang harmonis dinilai akan memudahkan pelaksanaan berbagai program pendidikan ke depan, termasuk berbagi praktik baik dalam pengelolaan pembelajaran maupun administrasi.

Follow halojambi.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: man1muarojambi.mdrsh.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks