JAMBI — Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menilai seni pertunjukan memiliki peran strategis sebagai media edukasi publik, khususnya dalam membangun kepedulian terhadap isu lingkungan. Hal ini disampaikannya usai menghadiri pembukaan Festival Djakarta International Theater Platform (DITP) 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Dalam festival yang mempertemukan seniman dan pegiat budaya dari berbagai negara itu, kelompok seni asal Jambi, Runsmitter Club, dipercaya membawakan karya bertajuk "Naga Dari Selatan". Pementasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara yang berlangsung hingga 8 Agustus 2026.
Pesan Lingkungan Lewat Pertunjukan "Naga Dari Selatan"
Diza mengapresiasi karya anak daerah yang mengangkat isu kepedulian terhadap alam. Menurutnya, pesan yang disampaikan dalam "Naga Dari Selatan" sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Jambi membangun kota yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
"Pagelaran Naga Dari Selatan mengajak kita untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Melalui seni, pesan tentang pentingnya menjaga alam dapat disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh dan mudah diterima masyarakat," ujar Diza dalam keterangan yang diterima redaksi.
Ia menambahkan, pembangunan kota ramah lingkungan tidak hanya diwujudkan lewat kebijakan dan infrastruktur, tetapi juga perubahan pola pikir serta budaya masyarakat. Seni disebutnya sebagai salah satu medium efektif untuk menumbuhkan kesadaran kolektif mencintai lingkungan.
Jadwal Pementasan di Taman Budaya Jambi
Masyarakat Kota Jambi berkesempatan menyaksikan langsung karya Runsmitter Club. "Naga Dari Selatan" dijadwalkan dipentaskan di Taman Budaya Jambi pada 14 dan 15 Agustus 2026.
"Ini merupakan karya yang luar biasa dari putra-putri Jambi. Saya mengajak masyarakat untuk hadir dan menyaksikannya secara langsung. Selain menikmati pertunjukan yang berkualitas, masyarakat juga akan mendapatkan pesan-pesan positif mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan merawat bumi kita bersama," kata Diza.
Melalui ajang ini, Diza berharap lahir gerakan kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan, mengurangi sampah, serta mendukung program menuju kota yang semakin hijau dan sehat. Keikutsertaan kelompok seni Jambi di pentas internasional ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah.
"Mari kita dukung karya anak daerah sekaligus memperkuat kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua demi masa depan Kota Jambi yang lebih baik," pungkasnya.