JAMBI — Suasana tidak nyaman menyelimuti ruang ganti Vietnam usai pertandingan melawan Singapura. Kim Sang Sik, pelatih asal Korea Selatan, mengambil keputusan tegas dengan menarik Nguyen Dinh Bac lebih awal. Sang pemain terlihat tidak percaya dan berjalan melewati pelatihnya dengan air muka kesal, sementara Kim berdiri dengan ekspresi geram.
Instruksi Tak Diindahkan, Kim Ambil Keputusan Tegas
Kekesalan Kim bukan tanpa alasan. Dalam laga yang berlangsung pekan lalu itu, Dinh Bac—yang mencetak hattrick saat melawan Timor Leste—tampil di bawah standar. Ia kerap kehilangan kendali di menit ke-12, 18, dan 21, bahkan sempat menginjak kaki rekan setimnya, Nguyen Xuan Son.
Beroperasi sebagai winger kiri dalam formasi trisula bersama Xuan Son dan Do Hoan Hen, pergerakan Dinh Bac dinilai tidak sesuai instruksi. Kim menggantinya dengan Nguyen Tai Loc tepat di menit ke-45, sebuah sinyal ketidakpuasan yang tidak bisa ditafsirkan lain.
"Dinh Bac tidak tampil sesuai rencana staf pelatih di babak pertama, jadi saya menggantinya lebih awal," kata Kim menjelaskan keputusannya. "Saya tahu dia akan sangat kecewa, bahkan patah semangat, karena dia sedang dalam kondisi prima setelah pertandingan pembuka, tetapi setiap individu perlu berkorban demi tujuan bersama."
Dinh Bac Akui Performa Buruk, Berjanji Bangkit Lawan Indonesia
Dinh Bac tidak membantah kritik tersebut. Pemain Cong Anh Hanoi ini mengakui dua peluang emas gagal ia konversi menjadi gol, yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan.
"Saya melewatkan dua peluang mencetak gol. Jika saya mencetak gol, pertandingan akan lebih mudah," ujarnya dilansir VN Express, Minggu (2/8). "Terkadang dalam sepak bola, segala sesuatunya tidak selalu berjalan mulus. Saya akan kembali berlatih untuk tampil lebih baik di pertandingan berikutnya."
Bantahan Kim dan Tekanan Menjelang Laga Krusial
Meski insiden ini memicu spekulasi soal keretakan internal, Kim membantah adanya masalah serius. Ia menegaskan pergantian tersebut murni demi kepentingan tim, bukan hukuman personal.
Namun, publik Vietnam tetap bertanya-tanya: apakah Dinh Bac akan diberi kepercayaan lagi saat menghadapi Timnas Indonesia? Tekanan kini berada di pundak Kim untuk membuktikan bahwa keputusannya menyatukan tim, bukan sebaliknya. Laga Grup A Piala AFF 2026 akan menjadi ujian nyata bagi keharmonisan skuad berjuluk The Golden Stars tersebut.