JAMBI — Peluncuran All New Seltos di GIIAS 2026 bukan sekadar pergantian generasi biasa. Kia membawa perubahan fundamental pada SUV kompak andalannya, terutama dari sisi teknologi penggerak yang selama ini tidak pernah disinggung di model sebelumnya. Kami sempat menelisik spesifikasi dan perubahan desain yang dipajang di booth Kia, dan ada beberapa catatan penting sebelum kamu memutuskan meminangnya.
Dua Pilihan Mesin: Tetap Ada yang Konvensional, Kini Hadir Hybrid
Kia membagi lini Seltos baru ke dalam tiga varian dengan dua opsi mesin yang sangat berbeda karakter. Varian entry-level tetap mengandalkan mesin bensin konvensional, sementara dua varian di atasnya sudah menggunakan teknologi hybrid yang membuat konsumsi bahan bakarnya jauh lebih irit.
- Varian entry-level: mesin bensin standar, cocok untuk yang tidak mau ribet urusan baterai
- Dua varian tertinggi: mesin hybrid, fokus efisiensi di dalam kota
- Harga OTR Jakarta: mulai Rp 359 juta hingga Rp 469 juta
Perubahan Desain: Lebih Tajam, Tapi Bukan Sekadar Ganti Bodi
Secara visual, Seltos baru tampil lebih agresif dengan garis bodi yang lebih tegas. Namun yang lebih penting dari sekadar tampilan, Kia mengklaim telah melakukan perubahan struktural pada sasis dan penempatan komponen, terutama untuk mengakomodasi baterai pada varian hybrid. Ini berarti ruang kabin dan bagasi bisa jadi sedikit berubah dibanding generasi sebelumnya.
Harga Rp 469 Juta: Lawan Langsungnya Bukan Lagi HR-V
Dengan lonjakan harga yang cukup signifikan di varian tertinggi, Seltos hybrid kini bermain di lapangan yang berbeda. Di angka Rp 469 juta, kompetitor langsungnya bukan lagi Honda HR-V 1.5L, melainkan Corolla Cross Hybrid yang sudah lebih dulu populer di pasar Indonesia. Pertanyaannya sekarang: apakah fitur yang ditawarkan Kia cukup untuk memindahkan calon pembeli Toyota?
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli
Meski membawa teknologi hybrid yang menarik, ada beberapa hal yang belum bisa kami verifikasi secara langsung. Pertama, konsumsi bahan bakar real-world untuk varian hybrid belum bisa diuji — klaim pabrikan biasanya selalu lebih rendah dari angka aktual. Kedua, posisi duduk dan ergonomi kabin baru bisa kami nilai saat test drive singkat. Terakhir, nilai jual kembali Seltos di Indonesia belum setara dengan kompetitor Jepangnya, sesuatu yang perlu dipertimbangkan jika kamu berencana menjualnya dalam 3-5 tahun.
Kesimpulan Awal: Menarik, Tapi Tunggu Uji Jalan
All New Seltos jelas membawa angin segar ke segmen SUV kompak. Teknologi hybrid di harga Rp 469 juta adalah tawaran yang serius, apalagi dengan fitur keselamatan dan konektivitas yang biasanya lengkap di produk Kia. Namun, keputusan membeli mobil di kelas ini tidak bisa hanya berdasarkan brosur dan tampilan statis di pameran.
Jangan buru-buru booking sebelum Kia memberikan kesempatan test drive publik. Faktor kenyamanan berkendara, konsumsi BBM aktual, dan kualitas peredaman kabin adalah tiga hal yang hanya bisa terjawab setelah mobil benar-benar melaju di jalan raya, bukan di atas panggung pameran.