JAMBI — Sepinya minat menjadi Ketua Pengprov ICF Jambi terkonfirmasi setelah masa pendaftaran resmi ditutup. Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Hendra Beni mengungkapkan bahwa proses yang telah diperpanjang itu tetap tidak membuahkan hasil.
Laporan Resmi ke Karateker Segera Dikirim
Hendra Beni menyatakan bahwa pihaknya akan segera melaporkan hasil penjaringan ini kepada karateker Pengprov ICF Jambi. Laporan tersebut rencananya akan dikirim secara resmi pada Selasa (7/1/2026).
"Belum ada yang daftar sampai hari terakhir pendaftaran hari ini," kata Hendra Beni, Senin (6/1/2026). Ia menambahkan bahwa laporan itu nantinya akan menjadi dasar bagi karateker untuk menentukan langkah selanjutnya sesuai mekanisme organisasi.
Kursi Strategis Tanpa Perebutan
Kursi Ketua Pengprov ICF Jambi sejatinya memiliki peran vital. Posisi ini bertanggung jawab langsung terhadap pembinaan atlet, penyusunan program kerja, dan persiapan prestasi cabang olahraga sepeda di tingkat regional maupun nasional. Sepinya peminat menjadi pertanyaan besar di kalangan pegiat olahraga sepeda di Jambi.
Kondisi ini memicu spekulasi mengenai penyebabnya. Mulai dari minimnya kaderisasi hingga kurangnya daya tarik posisi tersebut bagi para pengurus organisasi olahraga di daerah.
Apa Langkah Selanjutnya?
Karateker Pengprov ICF Jambi kini memiliki pekerjaan rumah besar. Mereka harus memutuskan apakah akan membuka kembali tahapan penjaringan atau mengambil langkah lain sesuai dengan aturan organisasi. Keputusan ini dinanti oleh para atlet dan komunitas sepeda di Jambi yang khawatir akan kelangsungan program pembinaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari karateker mengenai rencana tindak lanjut dari situasi tanpa kandidat ini. Publik masih menunggu langkah konkret yang akan diambil untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan.