JAMBI — PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen) kembali menggelar edukasi Safety Riding bagi masyarakat Jambi, mulai dari pelajar SMP, SMA, SMK, hingga komunitas dan masyarakat umum. Kegiatan terbaru berlangsung di Sinsen Safety Riding Center bersama SMK Fania Salsabila Jambi pada 4 Juni 2026.
Dalam sesi tersebut, instruktur Safety Riding Sinsen, Agung Sanjaya, memberikan materi bertema “Teknik Berkendara yang Aman saat Berkendara.” Peserta diajak memahami kebiasaan sepele yang kerap memicu kecelakaan, seperti berkendara sambil melakukan aktivitas lain, kurang fokus, melaju melebihi batas kecepatan, tidak menjaga jarak aman, hingga berkendara dalam kondisi lelah.
Praktik Pengereman hingga Antisipasi Darurat
Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan pembelajaran praktis. Mereka diajarkan teknik pengereman yang tepat, teknik berbelok yang aman, dan cara mengantisipasi kondisi darurat di jalan. Materi ini merupakan bagian dari kampanye #Cari_Aman yang digaungkan Honda.
“Berkendara aman bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling siap dan peduli terhadap keselamatan,” ujar Agung Sanjaya. Ia menambahkan, edukasi ini diharapkan membuat peserta lebih peka terhadap kondisi jalan dan mulai menerapkan budaya #Cari_Aman setiap kali naik motor.
Suasana Interaktif dengan Kuis dan Souvenir
Kegiatan berlangsung interaktif. Sesi diskusi dan kuis membuat peserta antusias mengikuti materi hingga akhir. Sebagai apresiasi, panitia memberikan souvenir kepada peserta.
Sinsen juga menghadirkan Sinsen Safety Riding Center yang berlokasi di Jl. Pangeran Hidayat, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Jambi (Sinsen Paal 6). Fasilitas ini dapat dimanfaatkan masyarakat umum, pelajar, komunitas, hingga perusahaan untuk pelatihan keselamatan berkendara secara teori dan praktik secara gratis.
Keselamatan Dimulai dari Kebiasaan Kecil
Assistant Manager Marketing Communication PT Sinar Sentosa Primatama (Sinsen), Frank Setia, mengatakan edukasi Safety Riding terus dilakukan sebagai upaya Honda menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat. “Kami percaya keselamatan berkendara dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari,” kata Frank.
Ia berharap masyarakat Jambi tidak hanya mahir berkendara, tetapi juga memiliki kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan di setiap perjalanan. Kampanye #Cari_Aman, menurutnya, bukan sekadar slogan, melainkan bagian dari gaya berkendara yang bertanggung jawab.