Pencarian

Wali Kota Jambi Maulana Minta 10.067 ASN Jadi Agen Perubahan Bukan Sekadar Administratif

Sabtu, 20 Juni 2026 • 21:55:01 WIB
Wali Kota Jambi Maulana Minta 10.067 ASN Jadi Agen Perubahan Bukan Sekadar Administratif
Wali Kota Jambi Maulana mengajak 10.067 ASN untuk menjadi agen perubahan dalam pelayanan publik.

JAMBI — Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa 10.067 ASN yang terdiri dari 4.342 PNS dan 5.725 PPPK harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik. Ia meminta aparatur tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi mampu memberikan pelayanan cepat dan solusi tuntas kepada masyarakat.

Makna 'Bahagia' dalam Pelayanan Publik

Penegasan itu disampaikan Maulana saat menjadi keynote speaker dalam Webinar ASN Siginjai Belajar Seri 02 Tahun 2026. Kegiatan bertajuk “Jambi Bahagia: Sigap Layani, Tuntas Beri Solusi” ini diikuti lebih dari 1.100 ASN dari lingkungan Pemkot Jambi dan peserta dari instansi luar daerah.

Konsep “Bahagia” yang dimaksud merujuk pada Perda Kota Jambi Nomor 03 Tahun 2025. Maknanya adalah Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Sejahtera.

Tiga Peran Utama ASN

“Pelayanan publik harus berorientasi pada kepuasan masyarakat. ASN harus hadir sebagai pelayan yang sigap, bukan sekadar pelaksana administrasi,” ujar Maulana.

Ia menjelaskan ada tiga peran utama yang melekat pada setiap aparatur. Pertama sebagai pelayan publik, kedua sebagai pelaksana kebijakan, dan ketiga sebagai agen perubahan birokrasi.

Potensi 10 Ribu Pelayanan Setiap Hari

Maulana menyoroti jumlah ASN yang mencapai 10.067 orang sebagai kekuatan besar. Menurutnya, jika setiap ASN memberikan satu pelayanan terbaik setiap hari, maka lebih dari 10 ribu pelayanan bisa hadir untuk masyarakat setiap hari.

“Kalau setiap ASN memberikan satu pelayanan terbaik setiap hari, maka lebih dari 10 ribu pelayanan bisa hadir untuk masyarakat setiap hari,” katanya.

Tantangan di Era Keterbukaan Informasi

Di sisi lain, Maulana mengingatkan tantangan pelayanan publik semakin kompleks. Mulai dari meningkatnya tuntutan masyarakat, tingginya ekspektasi publik, hingga percepatan digitalisasi layanan.

Ia menilai era keterbukaan informasi membuat kinerja ASN semakin mudah dinilai publik. Satu kesalahan kecil dalam pelayanan, kata dia, dapat dengan cepat menjadi sorotan.

Capaian Ekonomi Jadi Indikator Keberhasilan

Dalam kesempatan itu, Maulana juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan Kota Jambi yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi berada di angka 5,13 persen, disertai penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka.

Inflasi disebut terkendali dan rasio ketimpangan pendapatan juga membaik. Menurutnya, capaian itu tidak terlepas dari peran aparatur pemerintah dalam menjalankan program pembangunan secara konsisten.

Bagikan
Sumber: jambiindependent.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks