MERANGIN — Pemerintah Kabupaten Merangin telah mengalokasikan anggaran hampir Rp18 miliar khusus untuk program Jaminan Kesehatan daerah. Meski secara hitungan seluruh masyarakat miskin dan tidak mampu sudah tercakup, Bupati M. Syukur mengaku masih menerima laporan warga yang kesulitan berobat di rumah sakit.
“Jika kita lihat dari penyebarannya yang sudah mencapai 94%, seharusnya tidak ada lagi masyarakat Merangin yang tidak terjamin kesehatannya,” ujar M. Syukur di hadapan jemaah usai salat subuh.
Instruksi Jemput Bola untuk Kelurahan
Mengantisipasi hambatan administrasi itu, Bupati langsung menginstruksikan aparatur kelurahan untuk melakukan pendekatan jemput bola. Mereka diminta mendata warga yang secara ekonomi terlihat tidak mampu namun belum terdaftar.
“Saya minta tolong kepada Pak Lurah dan Ibu Lurah, betul-betul dikejar masyarakat kita yang dari kehidupan sehari-harinya terlihat tidak mampu. Segera koordinasikan dengan Dinas Sosial agar mereka didorong dan didaftarkan,” tegas Bupati.
M. Syukur menambahkan, langkah ini penting agar saat musibah datang, warga tidak perlu bingung mencari biaya pengobatan.
Fasilitas RSUD Merangin Kini Bisa Tangani Penyakit Berat
Selain jaminan pembiayaan, Bupati membawa kabar baik terkait peningkatan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Merangin. Sejumlah alat medis modern dan dokter spesialis kini sudah siap beroperasi, sehingga warga tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.
Beberapa fasilitas unggulan yang sudah tersedia antara lain peralatan medis jantung lengkap dengan dokter spesialis, alat CT Scan yang dijadwalkan beroperasi penuh bulan ini atau depan, serta fasilitas cuci darah (hemodialisis) yang sudah aktif melayani antrean pasien.
“Alatnya sudah ada, dokter spesialisnya sudah siap. Jadi untuk konsultasi dan pengobatan, masyarakat kita tidak perlu jauh-jauh lagi ke Muaro, Jambi, bahkan ke Padang. Cukup dilakukan di Kabupaten Merangin,” pungkasnya.
Apa Dampak Langsung bagi Warga Merangin?
Dengan capaian kepesertaan 94 persen dan fasilitas RSUD yang kini lebih lengkap, warga Merangin diharapkan tidak lagi kesulitan mengakses layanan kesehatan, baik dari segi biaya maupun jarak tempuh. Kebijakan jemput bola dari kelurahan juga menjadi solusi bagi warga tidak mampu yang belum terdaftar.
Kapan CT Scan RSUD Merangin Mulai Beroperasi Penuh?
Bupati menyebutkan alat CT Scan di RSUD Merangin dijadwalkan akan beroperasi penuh secara personal mulai bulan ini atau bulan depan. Hal ini menambah daftar layanan unggulan yang sebelumnya sudah tersedia, seperti cuci darah dan konsultasi jantung.
Siapa yang Harus Dihubungi jika Warga Belum Terdaftar Jamkes?
Warga yang merasa belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan daerah dapat segera berkoordinasi dengan aparatur kelurahan setempat. Bupati telah menginstruksikan lurah untuk bekerja sama dengan Dinas Sosial dalam proses pendaftaran secara jemput bola.