FTSE Naikkan Vietnam ke Emerging Market, Asing Bisa Alihkan Dana US$ 6 Miliar

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Senin, 21 September 2026 | 12:36:01 WIB
FTSE Russell resmi menaikkan status bursa Vietnam dari frontier market menjadi emerging market.

JAMBI — FTSE Russell resmi menaikkan status bursa Vietnam dari frontier market menjadi emerging market, keputusan yang diperkirakan mengalihkan dana asing hingga US$ 6 miliar ke pasar saham negara itu. Kenaikan kelas ini menjadi tonggak bagi Vietnam setelah masuk daftar pantauan FTSE sejak 2018. Bagi pasar Indonesia, dampaknya lebih terasa pada konfirmasi tekanan outflow yang masih berlangsung sejak awal tahun.

Keputusan FTSE Russell menempatkan Vietnam setara dengan pasar seperti Cina dan India dalam klasifikasi indeksnya. Lembaga pengelola indeks global itu memperkirakan aliran dana yang berpindah ke saham Vietnam bisa mencapai US$ 6 miliar. Transisi penuh ke indeks emerging market akan berjalan bertahap hingga 2027.

Antisipasi kenaikan status sudah terlihat di bursa Vietnam. Indeks acuan VN-Index dibuka naik 0,54% pada Senin (21/9), dipimpin saham-saham perbankan, sebelum memangkas sebagian kenaikannya.

Data Bursa Efek Ho Chi Minh mencatat investor asing membukukan pembelian bersih 2,7 triliun dong Vietnam atau sekitar US$ 104 juta pada pekan lalu. Meski begitu, secara kumulatif asing masih mencatat penjualan bersih sekitar 91 triliun dong.

Empat Tahap Inklusi hingga 2027

FTSE Russell membagi transisi Vietnam ke indeks emerging market dalam empat tahap. Alokasi 10% ditambahkan pada September 2026, lalu 20% pada Maret 2027, serta masing-masing 35% pada Juni dan September 2027.

Chief Global Markets Officer SSI Securities Corporation, Thomas Nguyen, memperkirakan minat investor mereda setelah euforia awal kenaikan status berakhir.

"Saya memperkirakan pasar akan tetap relatif lesu hingga mendekati 2027," kata Nguyen dikutip Reuters, Senin (21/9).

Nguyen menambahkan perhatian investor seharusnya kembali meningkat saat mendekati tahap inklusi Maret 2027. Pada tahap itu alokasi yang masuk lebih besar sehingga dampaknya lebih nyata bagi investor lokal.

Setelah kenaikan status, perusahaan manajemen aset Vanguard berencana menambah investasinya di Vietnam menjadi sekitar US$ 2,5 miliar dalam beberapa tahun ke depan.

Tantangan yang Masih Membayangi Vietnam

Sejumlah hambatan belum terselesaikan. Batas kepemilikan asing dan keterbatasan porsi saham yang beredar di publik atau free float pada sejumlah perusahaan masih menjadi ganjalan bagi investor institusi global.

Kenaikan status dari FTSE juga memunculkan ekspektasi Vietnam memperoleh kenaikan serupa dari MSCI. Investor menilai penerapan mekanisme kliring melalui central counterparty atau CCP yang diperkirakan mulai berlaku 2027 dapat membantu Vietnam memenuhi persyaratan akses pasar MSCI.

"FTSE berkaitan dengan akses ke pasar. Sementara MSCI berkaitan dengan skala. Itulah mengapa mekanisme central counterparty clearing menjadi hal yang sangat penting," ujar Nguyen.

Bukan Perebutan Langsung Dana Asing dari Indonesia

Investment Specialist Korea Investment Sekuritas Indonesia, Azharys Hardian, menilai potensi aliran dana ke Vietnam sekitar US$ 6 miliar masih relatif kecil dibandingkan total kapitalisasi pasar saham Indonesia dalam indeks FTSE yang berada di kisaran US$ 72 miliar.

"Dampaknya ke Indonesia secara jangka pendek bukan bentuk perebutan langsung dana asing, melainkan menambah konfirmasi bahwa pasar ekuitas Indonesia saat ini masih berada dalam fase outflow atau tekanan keluarnya dana asing secara year to date," kata Azharys kepada Katadata.

Menurut Azharys, peristiwa ini lebih mencerminkan diversifikasi portofolio global yang mulai melirik Vietnam. Arus modal di pasar Indonesia masih menghadapi tantangan dari sisi likuiditas global.

IHSG Terkoreksi 25,79% Sejak Awal Tahun

Indeks Harga Saham Gabungan bergerak di posisi 6.418, turun 0,36% secara intraday Senin (21/9) pukul 11.12 WIB. Sejak awal tahun, IHSG sudah terkoreksi 25,79%.

Investor asing mencatatkan nilai jual bersih atau net sell mencapai Rp 74,36 triliun sejak awal tahun. Angka itu menunjukkan tekanan keluar dana asing belum mereda saat Vietnam bersiap menerima aliran modal baru dari reklasifikasi FTSE Russell.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top