JAMBI — Pasar Android di segmen Rp 5 jutaan berubah cukup cepat. Pabrikan kini membawa sensor resolusi tinggi dan konfigurasi kamera berlapis ke harga yang jauh lebih terjangkau.
Kalau anggaran Anda mentok di kisaran tersebut dan prioritas utama adalah fotografi, ada beberapa model yang layak masuk daftar pertimbangan.
Dua ponsel ini jadi yang paling menonjol di segmennya berkat sensor utama 200 megapiksel. Resolusi sebesar itu memungkinkan cropping agresif tanpa kehilangan terlalu banyak detail.
Hasil foto di kondisi terang biasanya tajam, dan mode pixel binning membantu menjaga kualitas di cahaya rendah. Keduanya menyasar pengguna yang ingin hasil maksimal dari kamera utama tanpa harus naik kelas harga.
Yang membedakan Nothing Phone 3a Pro adalah konfigurasi tiga kamera belakang dengan satu kamera telephoto khusus. Ini jarang ada di rentang harga Rp 5 jutaan.
Kehadiran optical zoom berarti pembesaran gambar dilakukan secara fisik, bukan sekadar pemotongan digital. Hasilnya, foto jarak jauh tetap lebih tajam dan minim noise dibanding zoom digital biasa.
Samsung tidak mau ketinggalan. Galaxy F70 Pro 5G juga mengusung sistem tiga kamera belakang untuk menemani kamera utamanya.
Konfigurasi ini memberi fleksibilitas lebih saat memotret berbagai situasi, mulai dari lanskap hingga objek dekat.
Resolusi sensor bukan satu-satunya penentu kualitas foto. Ada beberapa hal yang perlu dicermati agar tidak salah pilih.
Keempat model di atas menunjukkan bahwa segmen Rp 5 jutaan kini bukan lagi soal kompromi besar di sektor kamera. Pilih sesuai kebutuhan: sensor 200 MP untuk detail maksimal, atau telephoto untuk fleksibilitas zoom.