JAMBI — iPhone 18 Pro Max membawa sejumlah peningkatan teknis dibanding iPhone 17 Pro Max. Dua perbedaan paling menonjol ada di sektor dapur pacu dan kamera, sementara dimensi bodi disebut tetap sama.
Tiga komponen jadi pembeda utama. Pertama, chipset naik ke A20 Pro. Kedua, kamera utama kini pakai variable-aperture yang memungkinkan bukaan lensa menyesuaikan kondisi cahaya. Ketiga, modem seluler beralih ke C2.
Daya tahan baterai juga diklaim lebih panjang untuk pemutaran video. Pengisian daya via kabel ikut dipercepat. Meski dimensi bodi sama, iPhone 18 Pro Max tercatat lebih berat — detail bobot persisnya belum disebutkan dalam bahan.
Apple mematok harga mulai Rs. 1,79,900 untuk iPhone 18 Pro Max. Angka itu naik Rs. 30.000 dari iPhone 17 Pro Max yang dijual mulai Rs. 1,49,900.
Kenaikan harga ini terjadi di pasar India. Belum ada keterangan resmi soal harga untuk pasar lain, termasuk Indonesia.
Beberapa elemen tidak berubah dari generasi sebelumnya. Layar tetap OLED 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz. Konfigurasi kamera belakang masih tiga lensa 48 megapiksel. Kapasitas penyimpanan tertinggi juga tetap 2TB.
Dimensi bodi disebut identik. Artinya, pengguna yang pindah dari iPhone 17 Pro Max ke iPhone 18 Pro Max kemungkinan masih bisa memakai casing lama, meski bobotnya lebih berat.
Peningkatan paling terasa ada di performa chip, fleksibilitas kamera, dan kecepatan modem. Untuk pengguna iPhone 17 Pro Max, lonjakan harga Rs. 30.000 di India membuat upgrade generasi ini perlu dipertimbangkan matang.
Bagi yang masih memakai model dua generasi ke bawah, kombinasi A20 Pro, variable-aperture, dan modem C2 jadi alasan lebih kuat untuk berpindah. Pantau pengumuman resmi Apple soal ketersediaan global dan harga lokal sebelum memutuskan.