JAMBI — Pameran teknologi IFA 2026 di Berlin akan menjadi panggung bagi TECNO untuk menunjukkan arah pengembangan produknya. Dari jajaran yang disiapkan, ponsel tanpa bingkai layar dan laptop fleksibel menjadi dua lini yang paling menarik untuk disimak.
Ponsel konsep yang akan ditampilkan di IFA ShowStoppers 2026 ini membawa klaim batas layar 0 mm. Artinya, area piksel aktif hampir tidak menyisakan bingkai hitam di sekeliling layar—sesuatu yang jarang ditemui karena mayoritas smartphone masa kini masih memiliki ketebalan bezel sekitar 1-2 mm.
Untuk mendekati desain tersebut, TECNO melakukan perubahan pada struktur internal dan kemasan panel layar. Rekayasa ini merupakan kelanjutan dari eksplorasi desain modular yang sempat diperkenalkan pada Mobile World Congress (MWC) awal tahun ini.
Bagi pengguna yang lebih mementingkan ketipisan ketimbang layar tanpa bezel, TECNO menyiapkan CAMON Slim dan CAMON Slim 5G dengan ketebalan bodi hanya 6,39 mm. Seri ini memakai rancangan unibody dengan lengkungan 3D dan sistem pencahayaan interaktif berbasis AI yang bisa berubah sesuai suasana. Kamera utamanya mengandalkan sensor Sony LYTIA 600 50MP yang diklaim mumpuni dalam kondisi minim cahaya.
Dari kategori laptop, TECNO membawa MEGABOOK T15 360 Pro dengan engsel yang bisa diputar 360 derajat. Layar sentuhnya berukuran 15,6 inci dengan resolusi 2.5K dan refresh rate 120Hz, mendukung input hingga 10 titik sentuhan secara bersamaan.
Berkat mekanisme engsel tersebut, perangkat ini bisa digunakan dalam tiga mode: laptop konvensional, tablet, atau mode presentasi. Dapur pacunya mengandalkan prosesor Intel Core Ultra yang sudah dilengkapi NPU (Neural Processing Unit) untuk mempercepat pemrosesan kecerdasan artifisial di perangkat. Baterainya berkapasitas 70Wh dan ada dukungan opsional untuk pena aktif berstandar MPP 2.0.
Pengguna yang membutuhkan layar lebih luas bisa melirik MEGABOOK T17 Ultra, laptop 17 inci pertama dari TECNO. Model ini memakai prosesor Intel Meteor Lake Ultra dengan NPU, baterai 99,99Wh, dan pengisian cepat 100W. Untuk kelas entry-level, ada MEGABOOK K15S WCL yang mengandalkan CPU Wildcat Platform dengan harga lebih terjangkau.
Kerja sama TECNO dengan jenama gaya hidup asal Italia, Tonino Lamborghini, kembali berlanjut. Hasil kolaborasi terbaru adalah POVA 8 PRO 5G Tonino Lamborghini Limited Edition yang dijadwalkan meluncur pada 4 September. Smartphone ini mengusung arsitektur chipset ganda dan sensor kamera Sony.
Kolaborasi tersebut juga akan menyentuh lini tablet lewat MEGAPAD 2 yang rencananya hadir pada kuartal IV 2026. Tablet ini membawa layar 11 inci beresolusi 2.5K dengan fitur eye-care untuk melindungi mata.
TECNO turut memperkenalkan perangkat bernama TAURUS atau MEGA MINI G1 Pro yang diklaim sebagai PC gaming berpendingin air terkecil di dunia. Sasisnya berbahan logam dengan pencahayaan RGB. Sementara itu, jajaran produk lainnya mencakup MEGAPAD SE 2 untuk kebutuhan belajar, Watch 4, serta Buds 5. Earbuds ini diklaim punya total waktu pemutaran hingga 50 jam, dengan casing pengisi daya yang bisa difungsikan sebagai penyangga smartphone.
IFA selama ini menjadi ajang bagi produsen untuk menunjukkan inovasi yang belum tentu langsung dipasarkan. Dengan membawa ponsel bezel 0 mm dan jajaran MEGABOOK, TECNO ingin memperlihatkan kapabilitas risetnya di luar segmen entry-level yang selama ini identik dengan brand tersebut.
Bagi konsumen Indonesia yang terbiasa membeli produk TECNO di kelas menengah ke bawah, perlu dicatat bahwa beberapa perangkat yang dipamerkan di Berlin masih berstatus konsep atau edisi terbatas. Belum ada informasi ketersediaan resmi untuk pasar Tanah Air. Namun, lini CAMON dan MEGABOOK reguler biasanya menjadi kandidat kuat untuk masuk ke Indonesia dalam beberapa bulan setelah peluncuran global.