Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas Pendidikan mulai menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis tahap kedua yang menyasar 12 sekolah di Kecamatan Tungkal Ilir, Jumat (21/8/2026). Bantuan ini merupakan realisasi program Pemkab Tanjab Barat untuk meringankan beban orang tua siswa di tengah biaya pendidikan yang terus meningkat.
TANJAB BARAT — Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis kepada ratusan siswa di Kecamatan Tungkal Ilir, Jumat (21/8/2026). Penyaluran tahap kedua ini menyasar 12 sekolah yang tersebar di wilayah tersebut, mulai dari tingkat sekolah dasar negeri hingga swasta.
Setiap paket bantuan yang dibagikan berisi seragam putih merah dan seragam Pramuka, lengkap dengan topi, dasi, hingga ikat pinggang. Penyerahan secara simbolis diawali di SDN 016 yang menerima 60 setel seragam, kemudian menyusul SDN 002 dengan 51 setel, dan SD Nasional sebanyak 6 setel.
Proses penyaluran bantuan ini tidak berjalan sendiri. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan, M. Taufan, S.H., M.H., didampingi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) serta staf Dinas Pendidikan turun langsung mengawasi jalannya pembagian. Tim Inspektorat dan pihak sekolah juga dilibatkan untuk memastikan proses ini transparan dan akuntabel.
“Ukuran baju yang diserahkan disesuaikan dengan data dan usulan awal dari masing-masing sekolah, sehingga sebelum diserahkan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan,” ujar Taufan di lokasi penyerahan.
Ia menambahkan, pemeriksaan ini penting dilakukan agar bantuan yang diterima siswa benar-benar pas dan layak pakai, tidak ada ukuran yang keliru atau barang yang cacat.
Pantauan di lapangan, para wali murid yang hadir tampak sumringah menerima bantuan ini. Salah satu wali murid mengungkapkan rasa syukurnya karena beban belanja kebutuhan sekolah anaknya bisa berkurang drastis.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Pemerintah Daerah. Bisa anak kita ganti pakaian. Kalau beli sendiri sudah berapa biayanya. Apalagi anak-anak cepat kotor saat bermain. Dengan bantuan ini, kami sangat terbantu,” ungkapnya.
Seorang wali murid lainnya menambahkan, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga dengan lebih dari satu anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.
Kepala Dinas Pendidikan melalui M. Taufan menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap. Hari ini khusus untuk wilayah Kecamatan Tungkal Ilir, sementara tahap pertama sebelumnya telah disalurkan ke sekolah-sekolah di Kecamatan Bram Itam dan Kecamatan Betara.
“Jika ada kekurangan atau tambahan kebutuhan, akan disusulkan dan disalurkan pada tahap berikutnya,” katanya.
Taufan juga memberikan peringatan tegas kepada semua pihak yang terlibat. “Bantuan ini sepenuhnya gratis. Jangan sampai ada pungutan apa pun dari wali murid. Bantuan ini murni untuk siswa, tidak boleh diminta bayaran,” tegasnya.
Pernyataan ini sekaligus menjawab kekhawatiran warga akan adanya praktik pungutan liar yang kerap terjadi dalam penyaluran bantuan sosial di daerah. Dengan pengawasan dari Inspektorat, Pemkab Tanjab Barat berkomitmen memastikan program ini berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.