JAMBI — Lonjakan ini terjadi di tengah ekspektasi pasar terhadap pelonggaran moneter global yang membuat aset safe haven seperti emas semakin diminati investor. Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam, kenaikan hari ini merupakan lompatan harian terbesar dalam beberapa pekan terakhir. Sepanjang sepekan, harga emas Antam bergerak di rentang Rp 2.664.000 hingga Rp 2.725.000 per gram.
Antam menetapkan harga berbeda untuk setiap ukuran kemasan, dengan selisih yang mencerminkan biaya produksi dan margin. Untuk investor ritel, ukuran 1 gram menjadi patokan utama karena paling likuid diperdagangkan. Berikut rincian lengkap harga emas Antam hari ini:
Harga buyback yang ditetapkan Antam naik Rp 80.000 menjadi Rp 2.585.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga buyback mencapai Rp 140.000 per gram, yang merupakan margin standar Antam untuk menutup biaya pemurnian dan operasional. Bagi investor yang membeli emas di level terendah bulan lalu, keuntungan kertas saat ini sudah mencapai lebih dari 4,4%.
Perlu dicatat, transaksi jual-beli emas batangan Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9% sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017. Namun, pembeli yang menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) mendapatkan potongan tarif menjadi 0,45%. Artinya, investor yang membeli emas 1 gram hari ini harus menyiapkan dana ekstra sekitar Rp 12.262 untuk pajak jika tidak memiliki NPWP.
Penguatan harga emas Antam sejalan dengan tren harga emas dunia yang terus merangkak naik. Faktor utama pendorongnya adalah ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga acuan bank sentral AS, The Fed, yang biasanya melemahkan dolar AS dan mengerek harga emas. Di sisi lain, ketegangan geopolitik yang masih berlanjut membuat permintaan emas sebagai aset lindung nilai tetap tinggi.
Bagi pelaku bisnis perhiasan, kenaikan ini berimplikasi pada harga bahan baku yang lebih mahal. Sementara bagi investor, emas batangan Antam tetap menjadi pilihan instrumen investasi fisik yang relatif stabil dibandingkan aset berisiko seperti saham. Namun, perlu diingat bahwa harga emas bersifat fluktuatif dan dipengaruhi banyak faktor eksternal, sehingga keputusan investasi harus dilakukan dengan perhitungan matang.