Relay Tutup Layanan September 2024, CEO dan Tim Gabung ke Divisi Chrome Google

Penulis: Said Fauzi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13:31 WIB
Relay resmi menghentikan layanan untuk pelanggan berbayar pada 14 September 2024.

JAMBI — Relay, layanan otomasi alur kerja yang digadang-gadang menjadi pesaing Zapier, resmi menghentikan operasionalnya. Berdasarkan pengumuman resmi yang dibagikan Bank pada Senin (12/8), akses untuk pengguna gratis sudah diputus sejak 15 Agustus, sementara pelanggan berbayar akan kehilangan akses penuh pada 14 September 2024.

Kabar penutupan ini sebenarnya sudah santer terdengar sejak Juli lalu. Kini, kejelasan nasib tim pun terungkap: sebagian besar staf Relay, termasuk jajaran eksekutif puncaknya, akan bergabung dengan tim Google Chrome.

CEO Relay Kembali ke Google Pimpin Produk Chrome

Jacob Bank, yang sebelumnya menghabiskan enam tahun di Google, akan menjabat sebagai VP of Product untuk Google Chrome. Berdasarkan informasi di profil LinkedIn-nya, Bank akan memimpin tim produk dan developer relations untuk browser tersebut.

Kembalinya Bank ke Google bukanlah hal yang asing. Sebelum mendirikan Relay pada 2021, ia sempat bergabung dengan raksasa mesin pencari itu pada 2015 setelah startup sebelumnya, Timeful, diakuisisi. Di Google, ia pernah menjabat sebagai product lead untuk Gmail, Google Calendar, dan Google Chat.

Dalam pernyataannya di platform X, Bank menegaskan komitmennya untuk membawa pengalaman AI ke skala yang lebih luas. "Saya telah menghabiskan seluruh karier saya untuk satu hal: membangun alat yang membantu orang menyelesaikan lebih banyak hal dengan AI, tanpa mengorbankan kreativitas atau wawasan pribadi mereka," tulisnya. "Bergabung dengan tim Chrome adalah kesempatan ideal untuk membawa pengalaman tersebut kepada lebih banyak orang."

"Kami memiliki rencana yang sangat ambisius untuk membantu Anda bekerja dengan AI di Chrome, dan saya akan membagikan detailnya segera," tambahnya.

Dari Otomasi Tugas ke Integrasi AI di Browser

Relay hadir dengan konsep yang mirip dengan Timeful: meningkatkan produktivitas melalui otomasi alur kerja. Layanan ini memungkinkan bisnis untuk merampingkan tugas-tugas repetitif seperti penyusunan dokumen, penyuntingan naskah, hingga berbagai manajemen proyek.

Pertanyaan besarnya kini adalah bagaimana Bank dan tim akan menerjemahkan keahlian tersebut ke dalam Chrome. Bank menyebut browser Google sebagai "tempat yang sempurna untuk berkolaborasi dengan agen AI," mengisyaratkan potensi pengembangan asisten AI yang lebih mendalam di dalam browser.

Strategi AI Google yang Semakin Agresif

Langkah ini merupakan bagian dari dorongan agresif Google untuk mengintegrasikan AI ke seluruh lini produknya. Integrasi Gemini ke dalam mesin pencari telah mengubah tampilan depan Google secara fundamental. Di Chrome sendiri, Gemini sudah tersedia sebagai asisten opsional di dalam browser.

Strategi ini tampaknya menuai respons positif dari pengguna. Google baru-baru ini melaporkan bahwa asisten AI-nya, Gemini, telah menembus 1 miliar pengguna, sebuah pencapaian yang menunjukkan adopsi teknologi AI di kalangan pengguna arus utama terus meningkat.

Dengan masuknya Bank, pengamat industri memperkirakan Google akan mempercepat pengembangan fitur AI di Chrome, khususnya yang berkaitan dengan otomasi tugas dan agen digital. Namun, belum ada detail teknis atau jadwal peluncuran fitur baru yang diumumkan secara resmi oleh Google maupun Relay.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top