Festival Batanghari 2026 Resmi Dibuka, Jambi Targetkan Muaro Jambi Jadi Warisan Dunia UNESCO

Penulis: Tengku Syafri  •  Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:22:32 WIB
Gubernur Jambi Al Haris membuka Festival Batanghari 2026 di kawasan Eks MTQ Jambi, Jumat (14/8/2026) malam.

JAMBI — Pemerintah Provinsi Jambi memanfaatkan gelaran Festival Batanghari 2026 sebagai momentum untuk mendorong kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan dunia. Target ini disampaikan Gubernur Jambi Al Haris di sela-sela acara pembukaan festival, Jumat (14/8/2026) malam.

Al Haris menegaskan bahwa tema jalur rempah yang diusung tahun ini bukan sekadar jargon seremonial. Ia ingin generasi muda meneladani kegigihan leluhur yang mampu berdagang secara sejajar dengan pedagang asing di masa lampau.

"Tepian Sungai Batanghari menjadi saksi bisu kedigdayaan leluhur kita. Mereka tidak hanya produsen rempah, tapi juga pelaut ulung yang menguasai ilmu astronomi dan bahasa internasional. Inilah sumber kebanggaan kita," ujar Al Haris dalam sambutannya.

Ekonomi Jambi Tumbuh 5,38 Persen, Festival Jadi Penggerak UMKM

Al Haris menyebut festival ini diharapkan menjadi mesin penggerak ekonomi daerah. Ia mengaitkan harapan tersebut dengan pertumbuhan ekonomi Jambi yang mencapai 5,38 persen pada triwulan pertama 2026.

Momentum ini dinilai menjadi peluang emas untuk mempromosikan produk UMKM dan industri kreatif lokal kepada wisatawan. Sepanjang 2025, Jambi tercatat dikunjungi 14.386 wisatawan mancanegara dan lebih dari 4,5 juta wisatawan nusantara.

Apa Kata Kementerian Pariwisata Soal Potensi Festival Ini?

Asisten Deputi Strategi Event Kementerian Pariwisata RI, Raden Wisnu Sindhutrisno, mengapresiasi konsistensi Pemprov Jambi dalam menggelar festival tahunan ini. Menurutnya, Batanghari bukan sekadar sungai, melainkan nadi kehidupan dan pusat lahirnya peradaban Melayu Jambi.

"Kementerian Pariwisata terus mendorong daerah untuk mengolah narasi budaya menjadi pengalaman wisata berkualitas. Festival Batanghari memiliki identitas yang sangat kuat," tutur Raden Wisnu.

Ia berharap festival ini segera naik kelas ke jajaran 10 besar event nasional. Raden Wisnu juga menekankan pentingnya pariwisata regeneratif, yakni pariwisata yang tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga menjaga kelestarian alam dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.

Infrastruktur Bandara Terus Dibenahi untuk Kenyamanan Wisatawan

Di tengah meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, pemerintah daerah berkomitmen memperbaiki infrastruktur dan konektivitas bandara. Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan yang datang ke Jambi.

Festival Batanghari 2026 akan berlangsung di kawasan Eks MTQ Jambi dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Jambi Maulana. Ribuan masyarakat terlihat memadati arena festival sejak sore hari untuk menyaksikan beragam pertunjukan budaya dan sejarah yang disajikan.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: jernih.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top