JAMBI — Sebanyak puluhan mahasiswa diwisuda dalam sidang terbuka yang dihadiri langsung oleh Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. Kehadirannya di tengah forum tersebut menjadi simbol sinergi antarperguruan tinggi Islam di Provinsi Jambi.
Selain Rektor UIN STS, kegiatan ini turut dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Hasan Basri Agus, Anggota DPR RI Elpisina, serta Ketua MUI Provinsi Jambi KH. Umar Yusuf. Para tamu undangan tampak memadati ruangan sejak pagi untuk menyaksikan prosesi bersejarah bagi kampus di bawah naungan Nahdlatul Ulama itu.
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani membacakan sambutan tertulis dari Gubernur yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa berdirinya ITSNU bukanlah proses yang instan.
"Berdirinya ITSNU ini merupakan harapan PWNU sejak tahun 1960-an yang langsung berada di bawah naungan NU," ujar Abdullah Sani di hadapan para wisudawan dan orang tua.
Menurutnya, kelulusan perdana ini menjadi bukti nyata bahwa cita-cita panjang para pendahulu NU di Jambi akhirnya menemukan titik terang. Ia berharap kampus ini mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di Sumatra.
Rektor UIN STS Jambi, Kasful Anwar, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya wisuda pertama tersebut. Ia menitipkan pesan khusus kepada para lulusan agar tidak berhenti belajar setelah menyandang gelar sarjana.
"Selamat dan sukses atas Wisuda ke-1 Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Jambi. Semoga melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual dan spiritual, serta memiliki ilmu yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, nusa dan bangsa yang kita cintai ini," kata Kasful Anwar.
Pernyataan tersebut dinilai relevan mengingat tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Lulusan dituntut tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.
Rektor ITSNU Jambi, Prof. Dr. H. Bahrul Ulum, menyebut prosesi wisuda kali ini sebagai momentum yang tidak akan terlupakan. Ia menggarisbawahi bahwa peristiwa ini menjadi penanda dimulainya kontribusi nyata kampus dalam mencetak sumber daya manusia.
"Hari ini Wisuda ke-1 Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Jambi adalah momentum yang bersejarah karena ini merupakan bukti penyelesaian studi mahasiswa-mahasiswa ITSNU Jambi. Ini menjadi tonggak sejarah bagi NU dan ITSNU Jambi dalam melahirkan generasi muda atau sumber daya manusia yang insyaallah berilmu pengetahuan sesuai dengan bidangnya masing-masing," tutur Bahrul Ulum.
Ia berharap para alumni tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Ke depan, ITSNU Jambi diharapkan terus berkembang dan menjadi rujukan pendidikan tinggi berbasis keagamaan di Provinsi Jambi.