JAMBI — Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memimpin langsung aksi penanaman di RTH Putri Pinang Masak, Kecamatan Pasar, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, serta elemen masyarakat lainnya.
Pemilihan bambu bukan tanpa alasan. Sistem perakarannya yang kuat mampu menahan erosi, memperkuat struktur tebing, dan menjaga sumber mata air. Dengan begitu, risiko longsor dan banjir di Kota Jambi dapat ditekan signifikan.
Selain bambu, kegiatan ini turut menanam pohon produktif. Jenis ini dipilih karena menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memberi nilai ekonomi yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
Rangkaian acara juga diisi penyerahan bibit secara simbolis kepada Babinsa Kodim 0415/Jambi, Bhabinkamtibmas Polresta Jambi, perwakilan mahasiswa, dan Pramuka. Penyerahan ini menandai dimulainya aksi tanam bersama lintas elemen.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan dukungannya merupakan wujud kepedulian nyata terhadap lingkungan. Ia menyebut aksi ini sebagai investasi jangka panjang, bukan agenda seremonial yang berhenti hari ini.
"Polda Jambi mendukung kegiatan penanaman bambu dan pohon produktif ini sebagai bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus memperkuat upaya mitigasi bencana," ujar Erlan.
Erlan menambahkan, kolaborasi lintas instansi ini merupakan bagian dari upaya menciptakan wilayah yang aman dan nyaman. Sinergi TNI, Polri, dan masyarakat dinilai krusial dalam membangun ketahanan terhadap potensi bencana alam.
"Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan kolaborasi dan kepedulian yang kuat, kita dapat menciptakan ruang hijau, mengurangi risiko bencana, serta mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang," pungkasnya.