KDRT di Kerinci Berujung Tragis, Istri Luka Parah, Suami Ditemukan Tak Bernyawa

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:27:21 WIB

KERINCI — Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, berakhir tragis. Seorang perempuan berinisial NY (48) ditemukan terluka parah setelah diduga dianiaya oleh suaminya sendiri, D (60).

Tak lama setelah kejadian, D yang diduga sebagai pelaku ditemukan meninggal dunia di atas pohon cengkeh di kawasan perladangan warga, Senin (10/8/2026) malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan KDRT tersebut terjadi sekitar pukul 19.15 WIB. Sejumlah saksi, H (46) dan F (31), mendengar suara keributan dari dalam rumah korban.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mendatangi rumah NY. Namun, pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam. Karena khawatir terjadi sesuatu, warga bersama para saksi akhirnya mendobrak pintu untuk masuk.

Saat berhasil masuk, warga mendapati NY tergeletak dalam kondisi bersimbah darah dengan luka robek pada bagian kepala. Sementara itu, D sudah tidak berada di dalam rumah.

“Warga kemudian segera membawa korban ke Rumah Sakit Umum M. Thalib untuk mendapatkan pertolongan medis,” ujar Kasi Humas Polsek Air Hangat Timur, Ipda Marpau.

NY hingga kini masih menjalani penanganan medis di rumah sakit akibat luka yang dialaminya. Polisi masih mendalami penyebab pasti luka tersebut, termasuk memastikan benda atau alat yang diduga digunakan dalam kejadian.

Usai kejadian, warga bersama petugas kepolisian melakukan pencarian terhadap D. Terduga pelaku diketahui meninggalkan rumah dan diduga melarikan diri ke kawasan perladangan warga.

Sekitar pukul 22.15 WIB, D akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di atas pohon cengkeh di kawasan perladangan Desa Sungai Deras.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

“Terduga pelaku KDRT ditemukan meninggal di atas pohon,” kata AKP Very Prasetyawan.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta bukti-bukti di lokasi kejadian.

Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab luka yang dialami NY sekaligus mengungkap penyebab kematian D.

Peristiwa tersebut menggemparkan warga Desa Sungai Deras. Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada pihak berwenang.

Reporter: Redaksi
Back to top