JAMBI — GIIAS 2026 menjadi panggung bagi BYD untuk menegaskan posisinya sebagai pemain agresif di segmen mobil listrik entry-level. Alih-alih membawa model mahal, pabrikan asal China ini justru memamerkan Atto 1 dengan banderol yang secara terang-terangan menyerang segmen hatchback dan SUV kompak berbahan bakar bensin. Kami memeriksa data harga OTR dan simulasi kredit yang dipajang di booth pameran untuk melihat seberapa masuk akal penawaran ini dibandingkan kompetitor di kelasnya.
BYD membagi Atto 1 ke dalam tiga varian dengan rentang harga yang cukup lebar. Selisih antarvarian mencapai puluhan juta rupiah, mengikuti kapasitas baterai dan fitur yang ditanamkan.
Perlu dicatat, harga OTR ini belum termasuk biaya administrasi, asuransi, dan pajak progresif yang bisa berbeda di tiap wilayah. Untuk pembeli di luar Jakarta, angka final biasanya naik sekitar 2-3 persen dari harga yang tertera.
Untuk varian Standard Range dengan harga Rp 199 juta, tim keuangan di GIIAS 2026 menyiapkan simulasi kredit dengan tenor fleksibel. Berdasarkan brosur resmi yang dibagikan di booth, berikut rincian cicilannya:
Angka-angka ini adalah simulasi dengan asumsi DP standar 20 persen dan bunga flat yang berlaku selama pameran. Suku bunga biasanya lebih rendah selama event GIIAS dibandingkan periode normal, jadi ada baiknya calon pembeli mengunci penawaran ini sebelum acara berakhir.
Dengan harga mulai Rp 199 juta, Atto 1 langsung memotong segmen yang selama ini didominasi oleh mobil listrik mungil seperti Wuling Air EV atau Chery Omoda E5. Namun, Atto 1 menawarkan dimensi yang lebih besar—berada di kelas SUV kompak—sehingga secara value-for-money ia mengganggu pasar Honda HR-V dan Toyota Yaris Cross versi bensin, bukan hanya sesama EV.
Strategi ini jelas: BYD tidak sedang berkompetisi dengan merek China lain di kelas yang sama. Mereka justru mencoba menarik pembeli mobil konvensional dengan argumen bahwa biaya operasional EV jauh lebih rendah, dan selisih harga beli kini sudah tidak terlalu menakutkan.
Meski harga dan cicilannya terlihat menggoda, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menandatangani kontrak kredit:
Untuk pembeli yang mencari mobil kedua untuk kebutuhan harian di dalam kota, Atto 1 varian Standard Range adalah pilihan yang sangat masuk akal. Namun, jika mobil ini akan menjadi kendaraan utama untuk perjalanan jauh, kami sarankan mempertimbangkan varian Premium dengan baterai lebih besar—atau menunggu ulasan uji jalan independen setelah unit tes tersedia untuk publik.