JAMBI — Kepolisian Daerah Jambi bersama Polresta Jambi menyiapkan skema pengalihan arus kendaraan di seputar pusat Kota Jambi selama pelaksanaan Presisi Merdeka Run 2026. Ajang lari yang mengusung tema "Satu Langkah, Sejuta Perubahan" itu akan berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan titik kumpul di Lapangan Garuda, Kompleks Kantor Gubernur Jambi.
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan peserta sekaligus pengguna jalan. Kepala Bidang Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menyebut pengaturan arus akan dilakukan secara situasional di sejumlah titik.
Penutupan total akan diberlakukan di enam ruas jalan yang menjadi jalur utama kegiatan. Berikut daftar lengkapnya:
Sementara itu, di ruas jalan lainnya yang tidak masuk daftar penutupan, petugas akan memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional. Pengaturan ini menyesuaikan dengan kondisi dan kepadatan arus lalu lintas di lapangan.
Kombes Pol. Erlan Munaji mengimbau masyarakat yang hendak melintasi kawasan terdampak agar merencanakan perjalanan lebih awal. "Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menggunakan jalur alternatif apabila hendak melintasi kawasan yang dilakukan penutupan sementara," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jambi.
Personel kepolisian akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk mengatur arus serta memberikan informasi kepada pengguna jalan. "Kami berharap masyarakat dapat memahami dan mendukung rekayasa lalu lintas ini. Seluruh personel di lapangan akan berupaya memberikan pelayanan dan pengaturan sebaik mungkin," tambah Erlan.
Polda Jambi menyampaikan permohonan maaf apabila penutupan dan pengalihan arus ini mengganggu aktivitas warga. "Atas nama Polda Jambi, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila rekayasa lalu lintas ini mengganggu aktivitas dan mobilitas," kata Erlan.
Di luar aspek pengamanan, ajang ini diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Selain mendorong pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi di Kota Jambi.