SIULAK — Puluhan rumah warga di dua desa di Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci, porak-poranda diterjang angin puting beliung, Senin (27/7/2026). Peristiwa yang berlangsung singkat itu membuat warga berhamburan menyelamatkan diri.
Data sementara yang dihimpun dari pihak kecamatan mencatat, total rumah yang terdampak mencapai 30 unit. Sebagian besar mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding bangunan. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau luka-luka.
Kepala Desa setempat membenarkan bahwa dua desa yang menjadi titik terdampak adalah Desa Koto Baru dan Desa Sungai Betung. Di kedua lokasi tersebut, angin kencang merobohkan pohon dan menerbangkan material bangunan rumah warga.
"Angin datang tiba-tiba, tidak ada tanda-tanda. Warga langsung panik dan berlari ke luar rumah. Beberapa rumah atapnya beterbangan," ujar seorang perangkat desa di lokasi kejadian.
Pada hari berikutnya, warga bersama aparat desa dan relawan mulai melakukan pembersihan puing-puing bangunan. Material atap seng dan kayu yang berserakan di jalan dan pekarangan rumah dikumpulkan untuk dibuang.
Belum ada informasi resmi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci mengenai bantuan darurat yang akan disalurkan. Namun, warga setempat berharap pemerintah kabupaten segera turun tangan untuk meringankan beban para korban.
Puting beliung di Kerinci ini menjadi bagian dari rangkaian cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi angin kencang dan hujan lebat yang masih mungkin terjadi.