Apple Uji Coba 'Live Notes' di Genius Bar, Rekam dan Transkrip Otomatis Percakapan dengan AI

Penulis: Said Fauzi  •  Senin, 20 Juli 2026 | 10:44:01 WIB
Karyawan Apple Store menunjukkan proses perekaman sesi layanan Genius Bar melalui sistem Live Notes yang menggunakan kecerdasan buatan untuk mentranskrip dan merangkum percakapan.

JAMBI — Bloomberg melaporkan melalui newsletter Power On dari Mark Gurman bahwa sistem Live Notes memungkinkan karyawan Apple Store merekam sesi layanan dengan alat AI yang secara otomatis mentranskrip dan merangkum percakapan. Hasil transkrip tersebut kemudian disimpan di sistem internal Genius Bar Apple.

Bagaimana Cara Kerja Live Notes?

Live Notes dirancang sebagai program sukarela. Baik karyawan maupun pelanggan harus memberikan persetujuan (opt-in) sebelum sesi Genius Bar direkam. Apple menegaskan bahwa rekaman asli tidak akan disimpan dan manajer tidak menerima transkrip tersebut.

Karyawan juga diberi wewenang untuk mengedit transkrip dan ringkasan sebelum menyimpannya ke sistem internal. Ini memberi kendali penuh kepada staf atas data yang tercatat.

Kekhawatiran Karyawan Soal Evaluasi Kinerja

Meski bersifat opsional, uji coba ini memicu kekhawatiran di kalangan karyawan ritel Apple. Mereka khawatir rekaman suatu hari nanti bisa digunakan untuk melatih staf atau dimasukkan ke dalam penilaian kinerja.

Bloomberg menulis, "The test has nevertheless sparked concern among some Apple retail employees, who worry that recordings could eventually be used to coach workers or factor into performance reviews." Apple sendiri telah memberi sinyal bahwa rekaman tidak akan disimpan dan transkrip tidak sampai ke tangan manajer.

Nasib Ekspansi Live Notes Masih Abu-Abu

Hingga saat ini, Live Notes belum menjadi kewajiban di gerai yang menguji coba sistem ini. Bloomberg menyebut masih "belum jelas" apakah Apple berencana memperluas sistem ini ke lebih banyak toko, menjadikannya wajib, atau mengubah cara penggunaan transkrip di masa depan.

Yang jelas, langkah ini menunjukkan upaya Apple untuk meningkatkan efisiensi layanan purnajual dengan teknologi AI. Namun, keseimbangan antara produktivitas dan privasi karyawan masih menjadi PR yang belum tuntas.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: 9to5mac.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top