JAMBI — Gol semata wayang Ferran Torres di menit ke-106 babak perpanjangan waktu memastikan trofi kedua bagi Spanyol sejak 2010. Laga di New Jersey Stadium berjalan sengit dengan tensi tinggi yang berujung pada dua kartu merah untuk Argentina.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama bermain hati-hati di 90 menit waktu normal, sehingga skor kacamata bertahan hingga peluit panjang babak pertama dan kedua.
Argentina harus bermain dengan 10 orang setelah gelandang Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua di pengujung waktu normal. Situasi makin runyam saat Leandro Paredes juga diusir wasit setelah peluit panjang berbunyi.
Pelatih Spanyol melakukan sejumlah perubahan di babak kedua. Ferran Torres masuk menggantikan Mikel Oyarzabal pada menit ke-62, sementara Pedri dan Nico Williams juga diturunkan untuk menambah daya gedor.
Keputusan itu membuahkan hasil. Di menit ke-106, Ferran Torres memanfaatkan peluang dan menjebol gawang Emiliano Martinez. Gol tersebut sekaligus menjadi penentu kemenangan La Furia Roja.
Spanyol (4-3-3): Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte (Eric Garcia 98'), Pau Cubarsi, Pedro Porro; Fabian Ruiz (Pedri 62'), Rodri (Martin Zubimendi 98'); Alex Baena (Nico Williams 75'), Dani Olmo (Mikel Merino 75'), Lamine Yamal; Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 62').
Argentina (4-3-3): Emiliano Martinez; Nicolas Tagliafico, Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi 43'), Cristian Romero (Facundo Medina 70'), Gonzalo Montiel (Nahuel Molina 58'); Nico Gonzalez (Leandro Paredes 46'), Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul (Giuliano Simeone 70'); Julian Alvarez, Lionel Messi.
Kekalahan ini memupus harapan Argentina untuk mempertahankan trofi yang mereka rebut pada edisi 2022 di Qatar. Lionel Messi dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Spanyol yang tampil lebih efektif di momen krusial.
Bagi Spanyol, trofi ini menjadi bukti kebangkitan mereka di pentas sepak bola dunia setelah puasa gelar selama 16 tahun sejak era emas 2010 di Afrika Selatan.