Gubernur Al Haris Resmi Buka Jambi Elok Nian 2026, Dorong Sungai Penuh Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan

Penulis: Said Fauzi  •  Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:13:31 WIB
Gubernur Jambi Al Haris secara resmi membuka Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026 di Kota Sungai Penuh.

JAMBI — Pemerintah Provinsi Jambi mulai menyusun peta jalan promosi pariwisata yang lebih terukur. Gubernur Al Haris menekankan pentingnya kalender event tahunan yang terintegrasi. Tujuannya, seluruh kabupaten dan kota memiliki jadwal pasti untuk menampilkan potensi masing-masing.

“Tahun depan kita harus sudah memiliki kalender event yang jelas sehingga promosi bisa dilakukan lebih awal. Dengan demikian, masyarakat mengetahui kapan setiap daerah menampilkan potensi terbaiknya, dan wisatawan dapat merencanakan kunjungan ke Jambi,” ujar Gubernur Al Haris dalam sambutannya.

Sungai Penuh: Dari Batik Incung hingga Kopi Arabika

Perhatian khusus Gubernur tertuju pada Kota Sungai Penuh. Ia menilai daerah penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat ini memiliki daya tarik lengkap: Batik Incung sebagai warisan budaya Sakti Alam Kerinci, kuliner khas, panorama pegunungan, serta komoditas unggulan seperti kopi Arabika dan kayu manis yang telah menembus pasar internasional.

“Kota Sungai Penuh memiliki kekayaan budaya, kuliner, dan alam yang luar biasa. Potensi ini harus terus dikemas dengan baik agar menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Al Haris.

Batik Jambi Siap Bersaing di Pasar Nasional

Gubernur juga menyoroti perkembangan batik daerah. Menurutnya, kualitas batik Jambi saat ini setara dengan batik dari provinsi lain. Ia mengajak aparatur sipil negara dan masyarakat bangga menggunakan batik khas daerah sebagai identitas budaya.

“Kita harus bangga memakai batik daerah sendiri. Batik Jambi memiliki motif dan kualitas yang semakin baik, sehingga menjadi identitas budaya yang patut kita lestarikan bersama,” ungkapnya.

Anjungan Daerah Jadi Etalase Budaya

Untuk memperkuat promosi, Gubernur mendorong seluruh kabupaten dan kota melengkapi pembangunan anjungan daerah di kawasan Taman Mini Melayu Jambi. Anjungan ini diharapkan menjadi etalase yang merepresentasikan kekayaan masing-masing daerah secara permanen, tidak hanya saat event tahunan.

Al Haris juga berkomitmen mengundang Kementerian Kebudayaan dan Kementerian Pariwisata pada penyelenggaraan Jambi Elok Nian tahun depan. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas promosi budaya Jambi di tingkat nasional sekaligus menarik lebih banyak investor.

Wali Kota Sungai Penuh: Kami Siap Tampil Lebih Profesional

Menanggapi dorongan Gubernur, Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyatakan kesiapan daerahnya. Ia menyebut kekayaan adat istiadat, seni budaya, dan produk unggulan seperti kopi Arabika dan kayu manis terus dilestarikan sebagai identitas daerah sekaligus kekuatan ekonomi kreatif.

“Berbagai potensi tersebut terus dilestarikan sebagai identitas daerah sekaligus menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan ekonomi kreatif dan industri pariwisata,” ujar Alfin dalam pernyataan yang diterima redaksi.

Pekan Budaya Pariwisata Jambi Elok Nian 2026 mengusung tema “Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara”. Acara ini menampilkan beragam kekayaan budaya, kuliner, produk unggulan, dan potensi pariwisata dari Kota Sungai Penuh sebagai tuan rumah kehormatan tahun ini.

Reporter: Said Fauzi
Sumber: jabungtoday.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top