Jayden Adams, Gelandang Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026, Tutup Usia di 25 Tahun

Penulis: Zulfahmi Rasyid  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 01:09:01 WIB
Jayden Adams tampil sebagai gelandang utama Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026.

JAMBI — Kepergian Jayden Adams menjadi pukulan berat bagi sepak bola Afrika Selatan. Pemain yang membela Mamelodi Sundowns ini sempat menjadi bagian dari skuad Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Tiga Penampilan di Panggung Dunia

Adams tercatat tampil dalam tiga pertandingan di Piala Dunia 2026. Ia menjadi starter saat Afrika Selatan menghadapi Meksiko dan Republik Ceko di fase grup.

Satu penampilan lainnya terjadi saat melawan Korea Selatan, di mana ia masuk sebagai pemain pengganti dan bermain selama 10 menit terakhir. Sementara itu, di laga babak 32 besar melawan Kanada, namanya hanya masuk daftar cadangan tanpa diturunkan.

Pukulan Berat Sebelum Laga Kontra Ceko

Perjalanan Adams di turnamen ini diwarnai momen mengharukan. Malam sebelum pertandingan melawan Republik Ceko, ia menerima kabar duka bahwa sang nenek meninggal dunia. Meski dirundung duka, Adams tetap memilih bertahan bersama tim nasional dan menjalankan tugasnya di lapangan.

Dari Akademi Stellenbosch ke Mamelodi Sundowns

Lahir di Mamelodi pada 5 Mei 2001, Adams merupakan produk asli akademi Stellenbosch FC. Konsistensi permainannya sebagai gelandang serang membawanya bergabung dengan Mamelodi Sundowns pada Januari 2025.

Di klub raksasa Afrika Selatan itu, ia terus menunjukkan perkembangan sebagai salah satu gelandang muda paling menjanjikan. Adams menjalani debut internasional bersama timnas Afrika Selatan pada 2022 dalam laga melawan Mozambik.

Catatan 15 Laga dan Dua Gol untuk Bafana Bafana

Sepanjang karier internasionalnya, Adams mengoleksi 15 penampilan dan dua gol untuk Bafana Bafana. Kedua gol tersebut ia cetak saat babak kualifikasi Piala Dunia 2026, menjadi bukti kontribusinya dalam membawa timnya lolos ke putaran final.

Jayden Adams meninggal dunia di Schotsche Kloof, kota yang sama dengan tempat kelahirannya. Publik sepak bola Afrika Selatan kini berduka atas kehilangan salah satu talenta mudanya yang paling bersinar.

Reporter: Zulfahmi Rasyid
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top