JAMBI — Penghargaan itu diserahkan dalam bentuk sertifikat bernomor 60/KK.02/J5/2026. Program GEMAR sendiri merupakan inisiatif Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN yang bertujuan meningkatkan keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak.
Melalui program ini, para ayah didorong untuk hadir langsung saat pembagian rapor di sekolah. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk dukungan emosional dan upaya mengurangi minimnya peran ayah dalam tumbuh kembang anak. Tema Harganas tahun ini, "Ayah Wajib Hadir", memperkuat pesan tersebut.
Pemerintah Kota Jambi juga menggulirkan program "Ayah Bahagia" yang sejalan dengan GEMAR. Program ini mengajak para ayah untuk lebih aktif mendampingi anak, termasuk hadir mengambil rapor dan terlibat dalam proses pendidikan sehari-hari.
Maulana menegaskan bahwa kehadiran ayah dalam pendidikan anak memiliki dampak yang jauh lebih besar dari sekadar urusan transportasi. Menurutnya, keterlibatan ayah mampu meningkatkan rasa percaya diri, motivasi belajar, serta memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan anak.
"Ini bukan sekadar soal mengantar anak ke sekolah. Ini adalah tentang menghadirkan peran ayah secara utuh dalam tumbuh kembang anak. Karena dari rumah yang hangat, akan lahir generasi yang kuat," ujar Maulana.
Maulana mengajak seluruh orang tua, khususnya para ayah, untuk tidak melewatkan momen sederhana namun bermakna seperti mengambil rapor anak. Ia menegaskan, Pemkot Jambi bersama Wakil Wali Kota Diza akan terus mendukung program yang berorientasi pada penguatan keluarga.
Program "Ayah Bahagia" juga mendorong pembentukan karakter melalui lingkungan pergaulan yang sehat. Hal ini disebut sebagai bagian dari implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
"Program ini tidak hanya mendorong kedekatan ayah dan anak, tetapi juga membangun karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, berprestasi, dan memiliki nilai-nilai positif," jelas Maulana. Fondasi keluarga yang kuat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.