JAMBI — Pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) terus mendorong transformasi produk industri kecil dan menengah (IKM) agar tidak hanya unggul dari segi kualitas, tetapi juga tampilan. Salah satu andalannya adalah Rumah Kemasan yang telah memproduksi lebih dari 1.500 unit kemasan sejak Januari hingga Juni 2026.
Kepala Bidang Perindustrian DPP Kota Jambi Susilawati mengatakan strategi pengembangan IKM tidak lagi berfokus pada peningkatan kapasitas produksi semata. "Kami juga fokus pada peningkatan nilai tambah produk melalui kemasan yang lebih menarik," ujarnya di Jambi, Jumat.
Rumah Kemasan menyediakan layanan mulai dari desain kemasan, pembuatan label produk, konsultasi citra posisi, hingga pencetakan kemasan modern. DPP juga mempertemukan pelaku IKM dengan desainer dan pelaku pasar agar produk yang dihasilkan memiliki tampilan yang mampu bersaing, baik di pasar modern maupun platform digital.
Susilawati menambahkan, pihaknya memberikan pendampingan menyeluruh kepada pelaku IKM. Layanan tersebut meliputi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produk tertentu, rekomendasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga pelatihan peningkatan kualitas produk.
"Kami juga terus memantau harga serta ketersediaan bahan baku melalui koordinasi dengan distributor, pemasok, asosiasi usaha, dan instansi terkait," katanya.
DPP Kota Jambi mendorong penggunaan bahan baku lokal serta memperkuat kemitraan antara pelaku IKM dan pemasok. Selain itu, akses pembiayaan dibuka melalui kerja sama dengan Bank Harkat dan lembaga pembiayaan lainnya untuk mendukung pengembangan usaha.
Pemerintah turut memberikan pelatihan manajemen usaha serta pendampingan peningkatan teknologi produksi. Hal ini bertujuan agar pelaku IKM semakin produktif, efisien, dan mampu mengembangkan skala usahanya. Promosi melalui pameran juga menjadi bagian dari strategi pemkot untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih luas.