JAMBI — VinFast resmi mengumumkan harga baterai untuk model VF MPV 7 mereka di Indonesia, Senin (12/5). Komponen penyimpan energi untuk mobil listrik 7 penumpang itu dibanderol Rp 150 juta untuk pembelian satuan. Angka ini menjadi salah satu yang tertinggi di segmennya, mengingat harga mobil baru VF MPV 7 sendiri berkisar di angka Rp 400-500 juta.
VinFast menyediakan dua skema kepemilikan baterai bagi konsumen. Pertama, skema sewa baterai dengan biaya Rp 1,5 juta per bulan tanpa batasan kilometer. Kedua, opsi pembelian penuh baterai seharga Rp 150 juta yang membuat pemilik memiliki kendaraan secara utuh.
Skema sewa menjadi pilihan populer karena menekan harga awal mobil. Namun, pemilik harus menghitung biaya jangka panjang jika mobil dipakai lebih dari 5 tahun. Dalam 5 tahun, total biaya sewa mencapai Rp 90 juta, lebih murah ketimbang beli putus, tapi tanpa kepemilikan aset baterai.
Garansi baterai VinFast VF MPV 7 berlaku 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dulu. Setelah masa itu, jika baterai mengalami degradasi signifikan atau rusak, pemilik harus mengeluarkan biaya penggantian. Tanpa skema sewa, biaya ganti baterai baru mencapai Rp 150 juta.
Untuk pemilik yang memilih skema sewa, VinFast menjanjikan penggantian baterai gratis jika kapasitas turun di bawah 70% selama masa sewa. Namun, jika kerusakan akibat kecelakaan atau kelalaian, biaya perbaikan ditanggung pemilik dan bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Di kelas yang sama, baterai Toyota bZ4X misalnya, dibanderol sekitar Rp 180 juta untuk penggantian di diler resmi. Sementara Hyundai Ioniq 5 membanderol baterainya sekitar Rp 160 juta. VinFast VF MPV 7 berada di posisi paling bawah dari segi harga baterai, tapi dengan catatan biaya sewa bulanan yang tetap harus dibayar.
Perbedaan utama ada pada model bisnis: VinFast mengadopsi sistem sewa baterai seperti yang dilakukan Nio di China, sementara kompetitor lain mewajibkan pembelian penuh baterai sejak awal. Pilihan ini memberi fleksibilitas bagi konsumen dengan budget terbatas.
Bagi yang berniat membeli VF MPV 7 bekas, pastikan status kepemilikan baterai jelas. Jika mobil sebelumnya menggunakan skema sewa, pembeli baru harus melanjutkan kontrak sewa atau membeli baterai putus seharga Rp 150 juta. Jika mobil sudah dibeli putus, pastikan baterai masih dalam masa garansi atau telah diuji kapasitasnya di bengkel resmi.
VinFast menyediakan layanan pengecekan kesehatan baterai di seluruh diler resmi mereka di Indonesia. Biaya pengecekan sekitar Rp 500 ribu dan hasilnya keluar dalam 1-2 jam. Informasi ini penting untuk menghindari biaya kejutan di kemudian hari.