JAMBI — Kabar duka kembali menyelimuti pemberangkatan haji asal Jambi. Seorang jemaah lanjut usia bernama M Ayub M Dani Muhammad Bohir (74) wafat di Rumah Sakit King Fahd Madinah pada pukul 16.20 Waktu Arab Saudi (WAS), Kamis (19/6/2026). Almarhum merupakan warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang tergabung dalam Kloter BTH-21 Embarkasi Batam.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab Wahyudi, mengonfirmasi bahwa almarhum meninggal karena sebab alamiah. Keterangan itu merujuk pada dokumen resmi "Pernyataan Penerimaan dan Izin Jenazah" yang diterbitkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi Kantor Wilayah Madinah Al-Munawwarah.
"Semoga almarhum husnul khotimah, amal ibadahnya diterima Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. Aamiin Yaa Rabb," ujar Wahyudi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jambi, Sabtu (21/6/2026).
Jenazah almarhum telah diserahkan oleh pihak rumah sakit kepada seorang warga negara Arab Saudi bernama Madani Karim Bakhsh Allah Bakhsh Bakhsh. Madani bertindak sebagai penanggung jawab yang mewakili pihak pengelola makam dan telah menandatangani berita acara serah terima untuk proses pemakaman di wilayah Kerajaan Arab Saudi.
Dokumen pemberitahuan kematian yang ditandatangani oleh direktur berwenang, Yousef Saleem Al-Mohammadi, menegaskan bahwa formulir tersebut merupakan dokumen pelaporan resmi. Pihak pelapor diwajibkan melapor ke Departemen Pencatatan Sipil (Al-Ahwal Al-Madaniyah) dalam waktu 30 hari untuk menerbitkan sertifikat kematian resmi bagi almarhum.
Berdasarkan data resmi, M Ayub lahir pada 31 Maret 1952 dan tercatat masuk ke Arab Saudi menggunakan paspor nomor (Border Number) 6238510843. Dokumen pemeriksaan medis diterbitkan oleh dr. Khaled Goda Kamel Shehata dari Rumah Sakit King Fahd Madinah dengan Nomor Laporan 4800001015. Otoritas keamanan yang diwakili oleh Meshari Othman Al-Mutairi juga telah terdaftar sebagai pelapor resmi untuk pencatatan sipil.
Kemenag Jambi mengimbau keluarga yang ditinggalkan untuk tetap bersabar dan berdoa. Pihaknya juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi untuk pengurusan administrasi lanjutan.