Lewat akuisisi Harman International Industries senilai US$8 miliar pada 2016, Samsung menguasai lusinan merek audio yang sudah mapan di pasar global. Langkah ini tidak hanya memperkuat lini produk audio Samsung, tetapi juga memberikan pengaruh langsung pada teknologi suara di perangkat Galaxy dan soundbar buatan mereka.
Berikut sepuluh merek audio yang berada di bawah naungan Samsung melalui Harman:
Bagi konsumen Indonesia, kepemilikan ini berarti teknologi audio Harman sering muncul di produk Samsung dengan harga lebih terjangkau. Contohnya, fitur Dolby Atmos di soundbar Samsung banyak menggunakan driver buatan JBL atau Harman Kardon. Earphone bawaan Galaxy S24 juga masih memakai tuning dari AKG.
Namun, tidak semua merek di atas mudah ditemukan di pasar ritel Indonesia. Merek seperti Mark Levinson dan Revel hanya tersedia di dealer tertentu atau melalui pemesanan khusus. Sementara JBL dan AKG sudah sangat umum di toko online dan offline.
Akuisisi Harman memberi Samsung kendali penuh atas rantai pasok komponen audio. Alih-alih membeli driver dari pemasok pihak ketiga, Samsung bisa memproduksi sendiri komponen suara untuk smartphone, TV, dan soundbar. Ini juga memperkuat posisi mereka di pasar audio mobil, mengingat Harman sudah menjadi pemasok untuk BMW, Mercedes-Benz, dan Toyota.
Dengan portofolio seluas ini, Samsung tidak hanya menjual perangkat elektronik, tetapi juga ekosistem audio yang terintegrasi. Pengguna yang membeli TV Samsung dan soundbar JBL misalnya, bisa menikmati koneksi otomatis lewat fitur Samsung Audio Remote tanpa perlu pengaturan rumit.