Wali Kota Jambi Maulana Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Beri Data Jujur

Penulis: Tengku Syafri  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 15:40:01 WIB
Wali Kota Jambi Maulana menjadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas Wali Kota.

KOTA JAMBI — Wali Kota Jambi Maulana menjadi responden pertama Sensus Ekonomi 2026 yang digelar BPS. Pendataan dilakukan langsung oleh petugas resmi di Rumah Dinas Wali Kota, Telanaipura, Kamis.

Usai didata, Maulana mendorong seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk menyambut baik kedatangan petugas sensus yang akan melakukan pendataan secara langsung di lapangan. Menurutnya, partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi yang benar menjadi faktor kunci menghasilkan data statistik berkualitas.

"Saya telah selesai didata oleh petugas resmi Sensus Ekonomi dari BPS Kota Jambi," kata Maulana.

Data Valid Jadi Acuan Kebijakan Pembangunan Daerah

Maulana menegaskan, data yang valid akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang program pembangunan ekonomi, pemberdayaan usaha, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut data dari sensus ini memiliki peran strategis dalam mendukung penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.

"Saya berharap seluruh pelaku usaha dan masyarakat Kota Jambi dapat menyambut baik kedatangan petugas sensus, serta memberikan data yang jujur dan benar," ujarnya.

Pihaknya memastikan kerahasiaan data yang diberikan masyarakat dijamin oleh undang-undang sehingga tidak akan disalahgunakan. "Wali Kota sudah didata, kini giliran 'kito'," kata Maulana, menggunakan dialek lokal untuk mengajak warga berpartisipasi.

Tantangan Membangun Kepercayaan Masyarakat

Sementara itu, Kepala BPS Kota Jambi Kuswan Gunanto mengungkapkan tantangan utama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 adalah membangun kepercayaan masyarakat agar bersedia memberikan data yang akurat dan sesuai dengan kondisi riil.

Tahapan inti sensus terdiri dari dua metode. Pertama, pengisian mandiri secara daring yang berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Agustus 2026. Kedua, pendataan lapangan atau door to door oleh petugas pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Maulana berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang akurat dan berkualitas sebagai pijakan dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih efektif di Kota Jambi.

Reporter: Tengku Syafri
Sumber: jambi.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top