JAMBI — Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 Wita. Dua bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu baru saja keluar rumah untuk memanggil teman bermain. Pelaku yang diduga sudah mengincar korban sejak awal langsung bertindak saat melintas di depan mereka.
"Anakku ke rumah tetangga untuk panggil temannya. Setelah itu mereka jalan berdua. Tiba-tiba ada laki-laki naik motor berhenti di dekat rumah," kata AU, ibunda salah satu korban, kepada Liputan6.com, Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan kamera pengawas milik tetangga, pelaku terlihat memperhatikan pergerakan kedua anak sejak mereka meninggalkan rumah. Ia kemudian mengeluarkan alat kelaminnya begitu berpapasan dengan korban. "Nah, pas dia lewat begitu, dia langsung keluarkan kemaluannya dari celana. Anakku pas lihat itu kaget," ujar AU.
Korban langsung menarik tangan temannya dan berlari masuk ke dalam rumah. Teman korban yang berhasil menjauh masih sempat melihat pelaku dari kejauhan. Rasa takut membuat korban baru mengaku kepada ayahnya sekitar sepuluh menit setelah kejadian.
"Dia bilang ke ayahnya, 'Ayah ada itu orang di depan, laki-laki naik motor hitam, dia kasih keluar burungnya'," tutur AU menirukan ucapan anaknya.
Ayah korban segera berlari keluar rumah begitu mendengar pengakuan anaknya. Namun, pelaku yang mengendarai motor hitam sudah kabur dari lokasi. "Pas suamiku keluar dari rumah, orang itu sudah tidak ada. Sudah pergi, sudah kabur," katanya.
Keluarga kemudian meminta rekaman CCTV tetangga sebagai barang bukti. Laporan resmi langsung diajukan ke Polsek Tamalate pada hari yang sama. Pada malam hari, petugas Bhabinkamtibmas mendatangi rumah korban untuk meminta keterangan lebih lanjut. "Tadi malam juga ada Bhabinkamtibmas datang ke rumah dan mewawancarai suami saya," tutup AU.
Kasus ini menjadi peringatan dini bagi orang tua di kawasan Tamalate untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di luar rumah, terutama saat menjelang sore hari. Polisi masih memburu identitas pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang telah diamankan.